MATARAM-Kontingen NTB untuk PON Aceh-Sumatera Utara 2024 akhirnya lengkap. Seluruh atlet dan pelatih sudah menjalankan pemusatan latihan daerah (pelatda), setelah atlet grade B dan grade C dipanggil untuk mengikuti pelatda, Minggu (14/4). ”Ada 102 atlet tambahan sudah mulai menjalani pelatda,” ujar Sekretaris KONI NTB M Nur Haedin, kemarin (15/4).
Pria yang akrab disapa Edo ini menjelaskan, pelaksanaan pelatda dilakukan dalam dua tahap. Ini menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada. Sehingga atlet yang berada di grade A lebih dulu mengikuti pelatda sejak Januari hingga September. Kemudian atlet grade B dan C menjalani pelatda sejak April hingga September.
Atlet-atlet tambahan tersebut berasal dari 30 cabang olahraga. Yakni 16 atlet bulutangkis, 12 atlet hoki, dua atlet sepak takraw, lima atlet petanque, empat atlet tenis lapangan, empat atlet tenis meja, empat atlet squash, satu atlet soft tennis, lima atlet menembak.
Kemudian dua atlet atletik, empat atlet balap sepeda, empat atlet sepatu roda, tiga atlet triathlon, dua atlet panahan, tiga atlet panjat tebing, dua atlet renang, satu atlet selam, tiga atlet selancar ombak, tiga atlet senam, dua atlet sport dance, satu atlet hapkido, empat atlet anggar, satu atlet biliar, satu atlet catur, tiga atlet karate, dua atlet kickboxing, satu atlet kurash, lima atlet taekwondo, satu atlet wushu, dan satu atlet aerosport.
”Sekarang jumlah kontingen NTB sudah lengkap. Mereka bisa fokus untuk mempersiapkan diri melalui pelatda agar bisa mendapatkan hasil maksimal di PON nanti,” katanya.
Lebih lanjut, Edo mengatakan pelatda ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan fisik, mental, dan teknik. Dengan persiapan matang, peluang meraih medali di PON Aceh-Sumatera Utara lebih besar. ”Atlet grade B dan C akan mengikuti tes kondisi fisik awal. Ini untuk memantau kondisi mereka sebelum menjalani pelatda,” tandasnya.