Wabup H.M.Nursiah Kukuhkan Komunitas Guru Penggerak Lombok Tengah

- Jurnalis

Kamis, 22 Desember 2022 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., mengukuhkan Komunitas Guru Penggerak Angkatan 5 Kabupaten Lombok Tengah, yang beranggotakan sebanyak 250 orang, Kamis (22/12/2022). Pengukuhan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan Lokakarya 7 Program Guru Penggerak (PPG) Angkatan 5 Kabupaten Lombok Tengah, bertempat di aula SMK 1 Praya.

Lokakarya ini dilaksanakan oleh Balai Guru Penggerak Provinsi NTB dengan unsur peserta berasal dari guru tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Lombok Tengah yang telah mengikuti Program Guru Penggerak selama 6 bulan.

H.M.Nursiah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Balai Guru Penggerak Provinsi NTB yang telah melaksanakan Program Guru Penggerak bagi 250 peserta yang berasal dari unsur pengajar praktik, calon guru penggerak, kepala sekolah, pengawas dan komunitas belajar. Dirinya mengingatkan kepada peserta agar menjadi pribadi yang berkompeten, kreatif dan inovatif, sehingga nantinya dapat menunjang pencapaian visi misi Kabupaten Lombok Tengah yang beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya.

Baca Juga :  Kapolres Loteng : Kunker Kapolda NTB jadi Motivasi dan Penyemangat Bagi Personel

Wabup juga mengingatkan bahwa seorang guru penggerak merupakan pemimpin pembelajaran. guru penggerak semestinya dapat mengembangkan cara-cara baru sesuai perubahan yang terjadi dan membawa dampak positif bagi guru yang lain. Kemampuan berbagi sangat penting agar meningkatnya kompetensi yang diperoleh dari pendidikan guru penggerak bisa merata di satuan pendidikan. ”Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah secara keseluruhan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi NTB, Drs. Suka, M.Pd., memaparkan bahwa program pendidikan guru penggerak (PGP), merupakan langkah strategis dari pemerintah Republik Indonesia dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik. Dalam pelaksanaannya, program PGP adalah program pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya yang dapat mewujudkan merdeka belajar peserta didik.

Baca Juga :  Pastikan Malam Natal Aman dan Damai, Kodim Loteng Tingkatkan Patroli di Gereja

”Program PGP diselenggarakan dalam rangka memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogik kepada guru, sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing” kata Suka.

Lebih lanjut Suka mendetailkan bahwa rancang bangun PGP merupakan pendekatan andragogi dan blended learning selama 6 bulan. Program tersebut didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan. 70% kegiatan dilakukan dalam bentuk on the job training di mana guru sebagai peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah. Sementara 20% kegiatan dirancang dalam bentuk kegiatan belajar bersama rekan sejawat, dan 10% lainnya dilakukan dalam bentuk pembelajaran bersama nara sumber atau instruktur, fasilitator, dan pendamping.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru