Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Polres Lombok Barat perketat Akses Masuk Wisata Senggigi

- Jurnalis

Rabu, 23 Desember 2020 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Akses masuk di Kawasan wisata Senggigi makin diperketat, ini terlihat dari kegiatan penyekatan yang dilakukan oleh personel Pos Pengamanan Ops Lilin Rinjani 2020 di Senggigi, Rabu (23/12).

Kapospam Senggigi, Iptu I Wayan Sugiana mengatakan, kegiatan penyekatan ini berdasarkan atensi dalam rangka memastikan penerapan protokol kesehatan di Tempat Wisata Senggigi.

“Pembatasan-pembatasan ini dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, bila tidak mematuhinya maka tidak bisa melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Bagi pengguna jalan yang belum mematuhi ini, maka diarahkan untuk melengkapi diri dengan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.

Baca Juga :  Diduga Depresi Ditinggal Istri Jadi TKI, Seorang Pria Gantung Diri

“Pemantauan juga dilakukan di tempat-tempat wisata, selain menghimbau pengunjung langsung, juga mengingatkan kepada para pengelola tempat wisata, untuk benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan ,” jelasnya.

Menurutnya, selain mengantisipasi dalam protokol penggunaan masker, yang tidak kalah penting adalah dalam mencegah terjadinya kerumunan.

“Pengelola wajib menyediakan tempat cuci tangan, memasang tanda jaga jarak, mengukur suhu tubuh, serta mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker,”imbuhnya.

Mengenai ini, Iptu Wayan Sugiana menjelaskan bahwa, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi secara massif agar pengelola tempat keraian atau tempat wisata untuk mematuhi ini.

“Seperti dalam kegiatan pengaturan lalu lintas, himbauan-himbauan juga dilakukan, serta tindakan berupa pembatasan-pembatasan dan teguran bagi yang belum mematuhinya,” terangnya.

Baca Juga :  Hasil Musorkab KONI Loteng Belum Disahkan, KONI NTB Dipertanyakan

Kapospam Senggigi sekaligus Waka Polsek Senggigi ini menegaskan, sebagai bentuk pengawasan, maka dilakukan pemantauan-pemantauan dengan melakukan kegitan patroli ditempat-tempat Wisata ini.

“Bentuk kegiatan patroli tetap dikukan secara humanis, baik menggunakan patroli kendaraan Roda Dua, maupun patroli bersepeda, untuk menjangkau semua lokasi ini,” imbuhnya.

Untuk itu, kegiatan-kegiatan ini akan tetap dilakukan secara berkesinambungan, baik dalam penyekatan, patroli, maupun himbauan-himbauan hingga penindakan, untuk memastikan protok kesehatan di wilayah Pos Pam Senggigi.(red)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru