Winengan Nilai Statement Ruslan Turmuzi Kritik Pj Gubernur NTB Tendensius

- Jurnalis

Kamis, 26 Oktober 2023 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat –  Ketua Presidium Dewan Sasak Muda Bersatu, H. Lalu Winengan menegaskan adanya  pernyataan yang disampaikan politisi senior PDIP NTB  H. Ruslan Turmuzi ada nuansa tendensi pribadi. Menurutnya, ada ketidaksukaan dari yang bersangkutan terhadap Lalu Gita Aryadi sebagai Pj Gubernur NTB.

 

”Saya selaku anak bangsa, selaku Presidium Dewan Sasak Muda Bersatu, selaku Ketua Kahmi NTB sangat menyayangkan komentar tersebut. Saya kira komentar Ruslan ini (Menunjukkan) tidak suka orang sasak jadi Pj Gubernur NTB, terutama orang Lombok Tengah, padahal dia orang Lombok Tengah. Jangan sampai ada tendensius pribadi,” kritiknya, lewat keterangan resminya, kemarin, kamis (25/10).

 

Dalam pernyataannya. Ruslan Turmuzi yang menyatakan bahwa Penjabat (Pj) Gubernur NTB H. Lalu Gita Aryadi belum serius menjalankan program prioritas pemerintah pusat.

 

Munculnya anggapan bahwa Pj Gubernur tidak bekerja, dan dianggap mengabaikanTugas Fungsi Pokok dan Funsgi (Tupoksi) yang diberikan Negara melalui Mendagri dianggapnya sebagai sebuah kekeliruan yang fatal. Menurutnya, apa yang dilakukan Gita Aryadi sebagai Pj Gubernur sudah sesuai dengfan rel-nya.

 

”Itu kan versinya Ruslan Turmuzi saja, apa dia tidak melihat apa yang dilakukan Pj Gubernur ? Tupoksi Pj Gubernur itu yang pertama adalah mengentaskan kemiskinan ekstrim, menurunkan angka stunting, serta menurunkan inflasi. Itu sudah dilakukan sejauh ini, misal baru-baru ini ada panen raya di Narmada. Itu sebagai upaya untuk menurunkan inflasi. Kita harus bicara realita,” tegasnya.

Baca Juga :  Balap Mobil Di Sirkuit Mandalika Akan Segera Terlaksana

 

Disampaikan Winengan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PBNU NTB, apa yang disampaikan anggota DPRD NTB dari PDIP itu seolah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap orang Sasak yang menjadi Pj Gubernur. Padajal, ungkap dia, Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat sangat mencintai Ssaak. ”Ketua DPD PDIP NTB itu sangat cinta Sasak, tapi anak buahnya komentarnya aneh-aneh. Mendagri saja mengapresiasi kinerja dari Gita Aryadi, misal terkait kondusifitas jelang Pilpres, justru Ruslan ini yang membuat gaduh,” imbuh Winengan.

 

Tak berhenti sampai disitu, apa yang dilakukan Ruslan Turmuzi dengan terus menyerang Pj Gubernur NTB seolah menunjukan rasa kecewanya akibat nama lain yang diusulkannya menjadi Pj Gubernur tidak masuk. ”Mungkin saja, karena usulannya orang lain, itu mungkin yang membuat dia tidak suka,” sambungnya lagi.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Bupati Minta Ibu Ibu Galakkan Gemar Makan Ikan Bagi Anak

 

Atas kisruh yang dibuat Ruslan Turmuzi, Winengan mendesak agar PDIP menegur yang bersangkutan. ”Lalu Gita ini adalah orang Sasak, Alumni HMI dan juga NU. Kalau Ruslan terus menjelekkan Pj Gubernur, ini akan berimbas pada dukungan terhadap Ganjar Pranowo. Nanti orang Sasak, orang HMI dan NU tidak akan memilih Ganjar-Mahfud. Jadi PDIP harus menegur Ruslan,” tutupnya kemudian.

 

Sebelumnya, politisi PDIP NTB mengkiritk kinerja dari Pj Gubernur NTB karena dianggap belum serius menjalankan program pemerintah pusat sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 tahun 2023 tentang Penjabat Kepala Daerah. ”Tugas utama Penjabat Gubernur itu menjalankan program prioritas dari pemerintah pusat, tapi Penjabat Gubernur kita malah sibuk membuat tagline NTB Maju Melaju,” kritik Ruslan Turmuzi dihadapan sejumlah media pada Kamis (26/10/2023).

 

Dikatakannya, DPRD NTB yang mengusulkan Gita Aryadi sebagai Pj Gubernur NTB ke Menteri Dalam Negeri, merasa kecewa dengan kinerja yang ditunjukkan Penjabat Gubernur NTB. Ruslan juga khawatir, komitmen-komitmen yang terkait pembangunan daerah justru terabaikan.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru