1.000 Pasukan Zeni Satgas Rehab Rekon RTG NTB Kembali Kesatuan Masing

- Jurnalis

Jumat, 8 Januari 2021 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Sebanyak 1.000 pasukan Zeni TNI,  yang membantu percepatan rehab rekon hunian tetap Rumah Tahan Gempa (RTG) pasca gempa bumi 2018 yang lalu, dilepas Koordinator Staf Ahli BNPB, Mayjen TNI  Komarudin Simanjuntak, bersama dengan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Jum’at (8/1/2021) di Dermaga Gili Mas Lembar, Lombok Barat.

Gubernur NTB menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengabdiannya membantu masyarakat NTB yang terkena bencana gempa bumi.

“Terima kasih atas pengabdiannya membantu masyarakat NTB,” kata Doktor Zul sapaan Gubernur NTB saat mengalungkan bungan dan menyerahkan penghargaan kepada Satgas Rehab Rekon RTG Zeni TNI.

Sementara itu, Koordinator Staf Ahli BNPB Mayjen TNI  Komarudin Simanjuntak mewakili kepala BNPB menjelaskan bahwa masa bakti Satuan Tugas (Satgas) tahap ke-2 yang sudah berlangsung setahun ini dilepas untuk kembali ke satuannya masing-masing.

“Dalam operasi Satgas tentara itu ada masa rotasinya, maksimal hanya satu tahun. Jadi Pasukan Zeni ini masa penugasan sudah diselesaikan,” katanya.

Pasukan Zeni yang dilepas terdiri dari 3 SSK pasukan Zeni Marinir dan 7 SSK Zeni TNI AD dilepas dalam upacara resmi untuk kembali ke satuannya masing-masing.

Baca Juga :  Momentum HUT NTB ke-62, Gubernur Launching NTB MALL

Dijelaskan pula, bahwa masih ada 17.000 unit rumah yang harus diselesaikan. Untuk menyelesaikan pembangunan RTG ini Danrem 162/WB akan berkoordinasi dengan Gubernur NTB untuk bersurat ke Pemerintah Pusat.

Menurutnya pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB terus dilaksanakan tanpa mengenal lelah dan waktu oleh Satgas percepatan pembangunan tetap agar masyarakat yang terdampak gempa dapat segera kembali menepati hunian yang layak seperti sedia kala sebelum gempa bumi melanda Lombok.

Selama proses percepatan pembangunan hunian tetap pasca gempa bumi di wilayah NTB dilaksanakan, satuan tugas yang terdiri dari anggota TNI ini telah melaksanakan tugasnya dengan baik, bekerja secara maksimal dan profesional.

 

“Kami doakan jerih payah, keringat, tenaga dan pikiran yang lelah di darma bakti menjadi amal ibadah,” tutup Komarudin dalam sambutannya.

Sementara itu Danrem 162/Wira Bakti, Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan, bahwa sesuai target Pasukan Zeni sudah membangun rumah rusak berat (RB) sejumlah 92.000 unit rumah.

Baca Juga :  Jaga Akuntabilitas Keuangan, Kumham NTB Lakukan Rekonsiliasi Data dengan Ditjen AHU

“Sedangkan rumah rusak sedang dan ringan, itu dibangun secara mandiri oleh pihak masyarakat sendiri,” jelasnya.

Dijelaskan, total keseluruhan rumah rusak ringan, sedang dan berat yang sudah tertangani saat ini 214.000 unit rumah, namun demikian masih ada yang tersisa.

“Hal tersebut bukan karena belum tertangani, tapi masih dalam tahap proses dukungan dana,” ucapnya.

Mengenai sisa 17.000 unit rumah yang belum tertangani akan masuk dalam penanganan pembangunan tahap ketiga. Dengan proses yang sama pasukan TNI akan diminta untuk membantu penanganan pembangunan rumah hunian untuk korban gempa.

“Sehingga, mudah-mudahan yang sisanya 17.000 ini dapat kita selesaikan dalam waktu dekat ini,” harap Danrem.

Usai upacara pelepasan, sejumlah peserta upacara dari TNI , Polri, Forkopimda NTB dan masyarakat melepas pasukan Zeni yang menaiki KRI Tanjung Kambani 971.

Turut hadir dalam upacara pelepasan tersebut Kalak BPBD, Kasat Pol PP Provinsi NTB, Dandim se Pulau Lombok, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Perwakilan Polda NTB, Kapolres Lobar, Mataram dan sejumlah petinggi TNI dan Polri.(red)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru