Pagas Asmara Desa Bayan Terapkan Konsep Pembangunan Inklusif

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Utara – Salah satu tujuan pembangunan desa yang ditetapkan pemerintah adalah seluruh aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga desa tanpa terkecuali.

Tidak boleh satu orang pun tertinggal dalam pelaksanaan pembangunan desa. Untuk tujuan tersebut maka, semua warga harus diberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi secara aktif, setara, saling menghargai dan bergotong royong untuk kemajuan pembangunan di desa.

Pemerintah Desa Bayan telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip pembangunan inklusif dalam pembangunan desa, dengan pelibatan perwakilan warga dari berbagai latarbelakang dalam musyawarah perencanaan pembangunan yang diberikan istilah “Pagas Asmara” (penggalian aspirasi warga).

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham NTB Hadiri Refleksi Akhir Tahun dan Rakor Penyusunan Tarja 2024

Hal itu disampaikan Kepala Desa Bayan, Satradi.SP, ketika membuka kegiatan penguatan kapasitas Pengurus Sekolah Lapang, selasa (22/08), di balai pertemuan BUMDes Desa Bayan.

“Sejauh ini, dalam pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan, Pemerintah Desa mendorong pelibatan perwakilan masyarakat khususnya kelompok rentan seperti perempuan, lansia, disabilitas, anak dan lainnya. Kami berharap dengan melibatkan mereka dapat meningkatkan kualitas dokumen perencanan pembangunan desa serta memberikan kesempatan yang sama untuk peningkatan kapasitas dan kesadaran untuk bersama-sama memanjukan desa ”, ungakapnya.

Hal yang sama diutarakan oleh Sekertaris Sekolah Lapang Desa Inklusi Bayan, Zurriyatun Toyibah. Dia menjelaskan bahwa musyawarah pembangunan desa, dilakukan dengan memperhatikan keterwakilan kelompok rentan. “Musyawarah perencanaan pembangunan dilakukan dengan menyesuaikan waktu yang dimiliki oleh warga, dilakukan keliling ke masing-masing dusun untuk memudahkan akses warga, karena jika dilaksanakan di desa lokasinya cukup jauh dan menyulitkan bagi warga yang lansia dan penyandang disabilitas. Pertemuan pun dilaksanakan dengan memanfaatkan sarana dan fasilitas milik warga yang ada dimasing-masing dusun”.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Untuk Petugas Bandara Lombok Mulai Dilakukan

Musyawarah tidak akan dimulai jika belum ada perwakilan perempuan, disabilitas, lansia, dan perwakilan kelompok rentan lainnya, jelas perempuan yang juga tim penyusun RKPDes Desa Bayan ini.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru