ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih predikat Sapphire, yakni penghargaan tertinggi pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan Hukumonline, di Le Meridien Hotel Jakarta, hari Jumat (22/5). Pencapaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan yang intensif memperkuat tata kelola, pengendalian risiko, dan kepatuhan hukum sebagai fondasi pengembangan bisnis yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.
Penghargaan ini diukur dari tingkat implementasi kepatuhan perusahaan berdasarkan kompleksitas karakteristik bisnis dan lingkungan regulasi yang dihadapi. Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari tata kelola perusahaan, mitigasi risiko, sistem pengendalian internal, hingga konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola proses bisnis yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat fondasi perusahaan di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya seluruh insan ITDC dalam menjaga integritas proses bisnis dan memperkuat fondasi tata kelola perusahaan. Kami percaya, tata kelola yang kuat tak hanya membangun kepercayaan para pemangku kepentingan, tetapi juga sebagai elemen penting dalam memastikan keberlangsungan pengembangan destinasi pariwisata kelas dunia,” ujar Ahmad Fajar.

Baca Juga :  Ridwan Kamil : MotoGP Mandalika Tak Hanya Jadi Kebanggaan NTB, Namun Kebanggaan Indonesia

Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen ITDC dalam memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang terus dikembangkan, guna memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara prudent, akuntabel, dan selaras dengan dinamika regulasi.

Sebagai pengembang dan pengelola destinasi pariwisata, ITDC menjalankan model bisnis dengan spektrum regulasi yang luas. Yaitu mencakup pengelolaan kawasan, investasi, pengembangan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga kemitraan usaha yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC terus memperkuat kualitas pengelolaan perusahaan melalui penguatan sistem pengendalian internal, pengelolaan risiko secara terintegrasi, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta peningkatan kualitas pengambilan keputusan bisnis yang prudent dan berorientasi jangka panjang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan dan pengelolaan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia, yaitu The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur. Ketiga destinasi dikembangkan dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, serta manfaat sosial bagi masyarakat sebagai bagian dari penciptaan nilai jangka panjang.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Bisa Akses Pelayanan di Masa Libur Lebaran

“Di tengah pertumbuhan sektor pariwisata yang kian dinamis, kami meyakini bahwa destinasi pariwisata harus dikelola secara bertanggung jawab, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, aspek sosial, lingkungan, serta tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi ITDC untuk terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang adaptif, transparan, dan berorientasi jangka panjang dalam setiap proses bisnis dan pengelolaan kawasan ,” tutup Ahmad Fajar.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
Tingkatkan Transparansi Informasi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Bimtek Penulisan Berita

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB