KEK Mandalika Raih Penghargaan Jasa Terbaik Dalam Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 dan White Paper OPM Beyond 2024

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/ITDC, mencatat prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai KEK Jasa Terbaik dalam acara Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 dan White Paper OPM Beyond 2024, serta Penyampaian Hasil Capaian Proyek Strategi Nasional (PSN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada Kamis, (18/7) di The St. Regis, Jakarta.

Acara yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, serta perwakilan Gubernur dan Bupati se-Indonesia ini, menyoroti capaian-capaian strategis dalam pembangunan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dari Presiden Jokowi mengenai pentingnya Kebijakan Satu Peta dan peran vital KEK dalam percepatan pembangunan dan peningkatan investasi.

Dalam sambutannya, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyatakan, “Bahwa kebijakan seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat mempercepat pembangunan dan sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi bangsa kita. KEK telah berkontribusi signifikan dalam menciptakan iklim usaha yang efisien dan menarik bagi para investor.”

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan “Hingga Semester I-2024, KEK telah berhasil mencatatkan realisasi investasi kumulatif senilai Rp205,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 132.227 orang. KEK Mandalika menunjukkan kontribusi signifikan dalam peningkatan ekonomi wilayah melalui dukungan terhadap UMKM, pertumbuhan infrastruktur, dan serapan tenaga kerja.”

Baca Juga :  Monitor Harga Sembako, Wakil Bupati Lobar Kunjungi Pasar Gunungsari

Selaku Perusahaan Pengembang dan Pengelola KEK Mandalika, ITDC menerima langsung penghargaan tersebut, suatu kehormatan atas pengakuan KEK Mandalika sebagai KEK Jasa Terbaik dalam acara Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0. “Penghargaan ini mencerminkan kerja keras dan dedikasi tim ITDC serta dukungan dari para stakeholder dalam mengembangkan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, yang berkontribusi positif bagi perekonomian lokal dan nasional. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan layanan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat lokal, dengan tujuan menjadikan KEK Mandalika sebagai ikon pariwisata Indonesia unggulan yang dikenal di kancah internasional,” ujar Direktur Utama ITDC Ari Respati.

Pada semester I tahun 2024, KEK Mandalika telah mencapai beberapa capaian yang signifikan. Realisasi investasi di KEK Mandalika telah mencapai 76,41% atau Rp722,97 milliar, dari target tahun 2024 sebesar Rp946,16 miliar. Selain itu, penyerapan tenaga kerja di kawasan ini tercatat sebanyak 512 orang. KEK Mandalika juga mencatatkan penambahan pelaku usaha baru yang terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Dampak Corona, Melalui Jumat Berkah Polsek Kediri Salurkan Bantuan Paket Sembako

“ITDC senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan aktivasi kawasan dengan tujuan agar keberadaan KEK Mandalika memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai upaya berkelanjutan. Fokus utama adalah penyediaan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja lokal untuk meningkatkan daya saing internasional. Contohnya, lebih dari 380 marshal yang berasal dari masyarakat lokal dilibatkan dalam penyelenggaraan event balap dunia MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit setelah mendapatkan sertifikasi internasional. Diharapkan, dengan meningkatnya aktivasi, KEK Mandalika akan semakin dikenal dan menghasilkan multiplier effect yang lebih besar.” imbuh Ari.

Penghargaan ini diharapkan dapat semakin memotivasi pengelola KEK Mandalika untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan serta fasilitas pendukung kawasan, guna mencapai tujuan pengembangan kawasan yang berdaya saing global dan berstandar internasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berperan dalam pencapaian ini. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan KEK Mandalika sebagai kawasan pariwisata kelas dunia yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia. Dengan capaian ini, KEK Mandalika semakin optimis untuk terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mewujudkan visi Indonesia sebagai High Income Country serta Visi Indonesia Emas 2045,” tutup Ari.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru