Lombok Tengah — Ajang balap motor kasta tertinggi dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026, resmi dinyatakan sukses besar setelah berhasil mencatatkan rekor baru jumlah penonton dan menyumbang dampak ekonomi (multiplier effect) hingga Rp5,2 triliun bagi wilayah setempat.
Kesuksesan luar biasa dari agenda tahunan di Pertamina Mandalika International Circuit ini diraih berkat sinergi dan kolaborasi yang solid dari berbagai lini pemerintah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga desa di Kabupaten Lombok Tengah.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tahun ini.
“Sinergi erat antarlapisan pemerintahan dinilai menjadi kunci utama yang membuat pelaksanaan operasional di lapangan berjalan sangat kondusif, aman, dan lancar dari hari pertama hingga puncak balapan,”ucapnya, selasa 27/10/2026.
Berdasarkan data resmi penyelenggara, total penonton yang memadati sirkuit selama tiga hari pergelaran menyentuh angka 157.875 orang. Angka fantastis tersebut merepresentasikan adanya kenaikan sebesar 12,5 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada musim balap 2025.
Lonjakan penonton ini sekaligus menegaskan bahwa seluruh target utama yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara sejak awal berhasil tercapai sepenuhnya.
Tingginya antusiasme penonton tidak hanya berdampak pada ramainya tribun sirkuit, melainkan juga berimbas langsung pada perputaran roda ekonomi daerah. Dampak ekonomi makro atau multiplier effect yang menyentuh angka Rp5,2 triliun ini dirasakan langsung melalui lonjakan okupansi hotel, tingginya serapan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner, hingga sektor transportasi lokal di Pulau Lombok.
Menanggapi kesuksesan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Lombok Tengah, Lalu Herdan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
“Kelancaran perhelatan akbar skala internasional ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Lombok Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara umum,”ujarnya.
Lalu Herdan menabahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menilai dampak positif yang dihasilkan oleh MotoGP sangat nyata dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan mengelevasi sektor pariwisata daerah ke panggung dunia.
“Kami berharap agar kerja sama dan agenda internasional semacam ini dapat terus berlanjut secara konsisten pada tahun-tahun mendatang dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin meningkat dan lebih baik lag,”ucapnya.









