ITDC Pertahankan Sertifikasi ISO 37001: 2016, SMAP Perkuat Tata Kelola Bersih di Destinasi Wisata The Golo Mori

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas dengan mempertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Tahun ini, ITDC berhasil memperluas cakupan sertifikasi hingga ke destinasi wisata The Golo Mori, Kab. Manggarai Barat, NTT, menegaskan upaya berkelanjutan dalam memastikan praktik bisnis yang terintegrasi di seluruh wilayah operasionalnya.

Sertifikasi ISO 37001:2016 merupakan standar internasional yang mengatur sistem manajemen untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan. Dengan diperluasnya lingkup sertifikasi ke The Golo Mori, ITDC semakin memperkuat implementasi sistem anti-penyuapan dalam pengelolaan destinasi wisata unggulan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ITDC, Ahmad Fajar menyatakan, “Keberhasilan ITDC dalam mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 sekaligus memperluas lingkupnya ke The Golo Mori, membuktikan komitmen kami dalam membangun ekosistem pariwisata yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan. Kami akan terus meningkatkan penerapan tata kelola yang baik guna menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan terpercaya.”

Baca Juga :  Hadiri Musyawarah GPIB Bali-NTB, Gubernur NTB: Selalu ada Toleransi untuk Berdamai dengan Keadaan

Sertifikasi ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), untuk memastikan bahwa penerapan standar yang digunakan telah sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). ITDC menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk praktik penyuapan dan pelanggaran hukum, sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan transparan.

ITDC memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berintegritas. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menciptakan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Untuk mewujudkan hal tersebut, ITDC telah menerapkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan sistem SMAP, reformasi proses kerja guna meningkatkan transparansi dan efisiensi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat budaya integritas dan akuntabilitas, serta memastikan setiap aktivitas bisnis berjalan sesuai dengan prinsip kepatuhan dan etika usaha yang tinggi.

Baca Juga :  140 Ribu Penonton Saksikan MotoGP Mandalika 2025, Bukti Kolaborasi Yang Baik dan Dampak Ekonomi Nyata

“Kami akan terus menjunjung tinggi prinsip integritas serta memastikan setiap aspek bisnis yang dijalankan sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG), Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Perusahaan, serta prinsip 4 NO’s: No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxuries Hospitality, ” imbuh Fajar.

ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) guna menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kami mengapresiasi dukungan PT Garuda Sertifikasi Indonesia serta dedikasi seluruh pegawai dalam memastikan kelancaran proses audit ini. “Dengan mitigasi risiko yang lebih baik dan peningkatan kesadaran akan kepatuhan, ITDC siap melangkah maju dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Fajar.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru