Lombok Tengah – Kontingen Kabupaten Lombok Tengah(Loteng) untuk sementara menempati peringkat kedua dalam klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Hingga saat ini, Loteng telah mengoleksi total 317 medali, terdiri dari 117 emas, 82 perak, dan 118 perunggu.
Ketua KONI Loteng Lalu Firman Wijaya, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang di berbagai cabang olahraga.
“Alhamdulillah, perolehan medali kita saat ini sebanyak 117 emas, 82 perak, dan 118 perunggu, sehingga totalnya mencapai 317 medali. Dengan capaian itu, sementara kita berada di posisi kedua setelah tuan rumah,” ujarnya, Jumat (24/7).
Meski demikian, perolehan medali masih berpeluang bertambah karena sejumlah cabang olahraga masih berlangsung. Pada hari ini saja, atlet Loteng telah memastikan tampil di beberapa partai final, termasuk lima nomor bulu tangkis dan satu final futsal putra.
Selain itu, peluang tambahan medali juga masih terbuka dari cabang panjat tebing, karate, dan hoki yang masih menyelesaikan pertandingan.
“Mudah-mudahan dari cabang olahraga yang masih bertanding ini kita bisa menambah medali emas sehingga target yang telah dicanangkan dapat tercapai,” katanya.
Firman optimistis posisi kedua dapat dipertahankan hingga akhir kompetisi karena selisih perolehan medali dengan daerah di bawahnya cukup aman, meski seluruh pertandingan belum selesai.
Selain itu Firman menyebut, peningkatan prestasi Loteng pada Porprov 2026 sangat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jika pada Porprov 2023 Loteng hanya meraih sekitar 40 medali emas dan finis di peringkat kelima, tahun ini jumlah emas diproyeksikan menembus sekitar 130 medali.
“Kalau dibandingkan dengan capaian sebelumnya, tahun ini peningkatannya hampir tiga kali lipat. Dulu kita di posisi lima, sekarang alhamdulillah sementara berada di posisi dua,” ungkapnya.
Sejumlah cabang olahraga juga dinilai memberikan kontribusi besar terhadap perolehan medali, di antaranya taekwondo yang berhasil menyumbangkan medali emas, selain kempo, pickleball, wushu, dan tinju.
Terkait bonus bagi atlet berprestasi, ia memastikan Pemerintah Loteng telah berkomitmen memberikan penghargaan. Besaran bonus nantinya akan dibahas bersama DPRD dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta bentuk apresiasi atas perjuangan atlet dan pelatih.
“Insyaallah bonus akan diberikan. Besarannya nanti akan dibahas bersama DPRD dengan tetap memperhatikan kerja keras dan perjuangan atlet maupun pelatih kita,” pungkasnya.









