Setelah Divaksin, Gubernur NTB Yakinkan Vaksin Aman dan Halal

- Jurnalis

Kamis, 14 Januari 2021 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matatam – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menerima vaksinasi covid-19 perdana pada Kamis, 14 Januari 2021 di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB. Vaksinasi tersebut juga diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga dari perwakilan organisasi profesi.

Menjadi orang pertama yang divaksin, Doktor Zul, panggilan akrab Gubernur berharap masyarakat bisa yakin akan keamanan dan kehalalal vaksin. Sehingga, masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi oleh isu negatif atau hoax tentang vaksin yang selama ini banyak beredar.

“Keteladanan atau contoh perlu dilakukan para pemimpin untuk meyakinkan masyarakat yang dibombardir informasi tidak benar terkait covid-19. Mudah-mudahan setelah ini, masyarakat sedikit bisa lebih tenang. Halal sudah, BPOM juga sudah. Walaupun masih ada suara meragukan, semoga ini bisa memperbaiki keaadaan”, ungkap Doktor Zul saat konfrensi pers yang digelar setelah vaksinasi di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut, turut memberikan testimoni setelah divaksin Wakil Gubernur NTB, Danrem 162/Wirabhakti, Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani, dan Kapolda NTB, Irjen Pol. M. Iqbal.

Baca Juga :  Villa Bau Nyale Di Kute Terbakar, Anggota Polsek Kawasan Mandalika Lakukan Olah TKP

Wagub mengungkapkan antusiasmenya ketika mendengar akan mendapatkan vaksin Covid-19. Ia mengungkapkan sudah lama menunggu kehadiran vaksin ini sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Alhamdulillah terus terang saya ingin secepatnya divaksin. Saya excited dan senang. Pada saat divaksin, tidak sakit dan tidak merasakan apa-apa sampai sekarang. Kalau ada gejala ringan ya tidak apa apa. Saya baik baik saja,” tegas Wagub.

Senada dengan Wagub, Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani dan Irjen Pol. M. Iqbal juga mengaku antusias dan senang bisa menerima vaksin covid-19. Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani bahkan mengungkapkan ia merasa lebih percaya diri dan tidak lagi cemas terkait covid-19 meski masih tetap harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dikarenakan vaksinasi yang masih belum merata.

“Intinya kami bahagia dan bangga diberikan vaksin. Vaksinasi ini buat kita lebih percaya diri dan lebih yakin, sehingga imunitas kita tambah tinggi,” ujar Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani .

Baca Juga :  Kemenkumham Kembali Raih Kualitas Tinggi dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurhandini Eka Dewi menjelaskan, penerima vaksinasi covid-19 masih tetap harus menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat dikarenakan vaksinasi belum dilakukan secara merata. Ia juga menjelaskan sebelum divaksin, penerima harus melakukan screening kesehatan terlebih dahulu dan terbebas dari beberapa kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

Beberapa kondisi masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin covid-19, diantaranya pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita hiv dan penderita penyakit turberkulosis.

Dinas Kesehatan NTB sendiri telah mempersiapkan vaksinator sebanyak 400 orang, yang berasal dari RSU Provinsi NTB, RSAD , RS Bhayangkara dan Puskesmas Mataram.

Terakhir dr. Eka menjelaskan, setelah pemberian vaksin perdana ini, pada tanggal 16 mendatang vaksinasi akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan di RSUD Prov NTB dan disusul oleh masyarakat sipil.(red)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru