Gubernur NTB : Manajemen Inovasi Harus Kedepankan TI

- Jurnalis

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Era revolusi industri 4.0 mengharuskan semua sektor pembangunan dapat beradaptasi dengan teknologi informasi, sehingga Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., berharap berbagai inovasi yang digagas dapat mengedepankan pemanfaatan teknologi informasi.

Menurut Gubernur yang memiliki akun facebook dengan nama Bang Zul Zulkieflimansyah ini, bahwa di era industri 4.0 ini, semua sektor harus memiliki pola atau artefaknya dan mampu beradaptasi dengan teknologi informasi. Ia mencontohkan pola manajemen inovasi di dunia pendidikan dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi modelnya lain dan harus memiliki ciri khas sendiri. Begitu juga dengan pola manajemen yang harus dikembangkan di sektor pembangunan lainnya, seperti perbankan, pertanian, seni, peternakan, perikanan, industry dan lain sebagainya.

“Termasuk pada sektor industri, pertanian dan perikanan , kehutanan, perdagangan dan yang lainnya, sehingga outputnya dapat dieksplore untuk menghasilkan karya-karya yang dapat meningkatkan kemajuan NTB disegala bidang ” kata Gubernur saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional dengan Webinar Call For Papers, mengusung tema Peran Riset Berbasis Inovasi untuk Pembangunan Daerah di Era Revolusi Industri yang Berkelanjutan, yang digagas Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Rabu (20/1/2021) di Pendopo Gubernur NTB.

Baca Juga :  Kapolres Loteng Berikan Reward Kepada Personil Yang Berprestasi

Gubernur Bang Zul, menjelaskan bahwa hal inilah yang membuat manajemen inovasi harus mampu melibatkan berbagai lintas disiplin ilmu. Hal ini akan memberi kesempatan kepada siapa saja dan merangkul lebih banyak audiens untuk berpartisipasi dan berkontribusi terhadap manajemen inovasi.

Menurutnya, kalau tidak mampu mengusai manajemen inovasi, terutama inovasi dengan platfon IT, maka kita tidak akan mampu bersaing dan berkompetisi. Oleh karena itu, manajemen inovasi itu adalah satu area lintas disiplin yang melibatkan banyak ahli dan memiliki pattern pembelajaran yang berbeda-beda.

“Ini benar-benar area yang menarik dan menggairahkan. Jadi inovasi teknologi ini luar biasa,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Baca Juga :  Puluhan Penerbangan Di Bandara Lombok Batal, Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Di NTT

Lebih lanjut, dalam pembangunan seperti sekarang manajemen inovasi sangat dibutuhkan. Bang Zul menjelaskan bagaimana awal dulu manajemen inovasi menjadi satu prodi yang langka di Indonesia, karena banyak program pemerintah saat itu seperti science techno park dan lain sebagainnya belum mampu dikembangkan dengan maksimal.

Manajemen Inovasi adalah bidang ilmu multidisiplin yang sedang berkembang. Program Studi Manajemen Inovasi memadukan antara pendidikan, riset, science dan teknologi yang selaras dengan tuntutan industry 4.0.

“Kuliah umum yang kami adakan di UTS awalnya, membuka mata dan informasi dari banyak kalangan terutama mahasiswa pasca sarjana bahwa ilmu ini lintas disiplin dan sangat menarik dan bisa masuk pada semua sektor,” jelasnya.

Sehingga Gubernur berharap Program Studi Magister Manajemen Inovasi yang telah dibuka UTS dapat mencetak calon-calon enterpreneur baru dan sumber daya manusia handal di sektor birokrasi dan pelayanan publik.(red)

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru