Polres Loteng Latih 74 Orang Tenaga Tracer Covid-19

- Jurnalis

Rabu, 28 Juli 2021 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, NTB – Sebanyak 74 orang tenaga tracer Corona Virus Deases 2019 atau Covid-19 yang kini masih merebak.

Pelatihan digelar di aula Sat Sabhara Polres Lombok Tengah, Rabu (28/7/2021) dan dibuka langsung oleh Kasat Binmas Akp Gusti Lanang Wijana

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kasat Binmas Akp Gusti Lanang Wijana menjelaskan, pelatihan tracer penderita Covid-19 itu dilakukan untuk menyikapi Sitkamtibmas yang berkembang saat ini. Dimana masyarakat sedang dihadapkan pada permasalahan penanganan Covid-19.

“Apa yang sudah disajikan narasumber tentang 3T dan aplikasi silacak dapat membantu para tenaga kesehatan untuk melaporkan perkembangan Covid -19 di wilayah tugas maupun tempat tinggalnya sehingga penanganan yg terpapar virus covid-19 cepat dalam pelaporan ,tepat dan cepat mengambil tindakan dan yg terkonfirmasi covid-19 segera mendapat penanganan.papar Kasat Binmas.

Baca Juga :  Perjuangkan Reformasi Hukum Ketenagakerjaan, Serikat Pekerja Nasional Nyatakan Dukung Ganjar Presiden 2024

Kasat Binmas menyebutkan, 74 peserta pelatihan itu terdiri dari 47 orang Bintara yang baru dilantik, 2 personil Sat Binmas, 5 orang Kanit Binmas Polsek dan 10 orang dari keluarga besar putra putri Polri (mitra polisi), 5 orang peserta dari Sahabat Polisi Indonesia (mitra polisi).

Baca Juga :  Kompol Haris Dinzah Santuni Panti Asuhan Yayasan Al-Hidayah

Pemateri dalam pelatihan tersebut terdiri dari 2 orang anggota Bhabinkamtibmas yang telah mengikuti pelatihan tracer Covid -19, serta 2 orang narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah.

Narasumber dari Dinas Kesehatan memberikan materi tentang 3T (testing, tracing dan treatmen) dan juga masuk pada materi aplikasi Silacak.

Peserta pelatihan, kata Kasat Binmas, dapat menjadi tracer dan dapat bertindak tepat dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Para peserta pelatihan juga diharapkan mampu memerankan diri pribadi dengan pelatihan yang didapatkan, sehingga dapat menekan bahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru