Masuk TOP 1000 Sekolah, SMAN 1 Praya Jadi Yang Terbaik Di Lombok Tengah

- Jurnalis

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Kembali merilis TOP 1000 sekolah dengan nilai total tertinggi pada penyelenggaraan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2021. UTBK sendiri merupakan proses tes seleksi yang harus dilewati oleh calon mahasiswa untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Seperti tahun sebelumnya, SMAN 1 Praya kembali masuk ke dalam 5 (lima) besar sekolah jenjang SMA dengan perolehan nilai tertinggi. Hal ini menandakan bahwa SMA Negeri 1 Praya masih menjadi sekolah menengah tingkat atas yang mampu menghasilkan output/lulusan yang baik. Lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dengan perolehan nilai UTBK yang tinggi.

SMAN 1 Praya menjadi satu-satunya sekolah jenjang SMA di Kabupaten Lombok Tengah yang masuk dalam TOP 1000 Nilai UTBK Tertinggi Tahun 2021. Di tingkat nasional, tahun ini SMAN 1 Praya berada di posisi 915, naik 51 point dari tahun sebelumnya yang berada pada posisi 966. Sedangkan di tingkat Provinsi NTB berada di posisi ke-5 setelah MAN Insan Cendikia (1), SMA Negeri 1 Mataram (2), SMAN 1 Selong (3) dan SMAN 5 Mataram (4).

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD, Bupati dan Pimpinan DPRD Lombok Tengah Teken MoU KUPA dan PPAS RAPBD 2021

Menanggapi hal tersebut, Kadian selaku Kepala SMAN 1 Praya merasa bersyukur dengan perolehan membanggakan dari alumninya. Bahwa alumni mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional dengan nilai perolehan UTBK yang memuaskan. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa SMAN 1 Praya tidak boleh terlalu cepat merasa puas dengan capaian yang sudah ditorehkan.

“Walapun kami bersyukur dengan lompatan 51 poin dan rangking 5 provinsi, tapi kami masih belum puas. Target kami ke depan adalah menjadi yang terbaik di tingkat nasional”, balasnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Sementara itu, Basuki selaku Waka Kurikulum mengatakan sekolah patut mengapresiasi capaian tersebut. Di tengah pandemic Covid-19 dan suasana proses belajar mengajar yang tidak normal, SMAN 1 Praya masih mampu menyelenggarakan proses belajar mengajar yang baik dan efektif dengan menghasilkan alumni yang mampu menorehkan nilai yang tinggi di UTBK. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen sekolah yang telah bekerja keras menyukseskan proses belajar mengajar selama ini.

Baca Juga :  Ciptakan Iklim Investasi yang Kondusif, DPMPTSP Loteng Gelar Seminar

“Pencapaian ini perlu diapresiasi pihak sekolah. Hal ini karena kerja sama semua pihak yang ada baik kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua dan lainnya.”, ungkapnya.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru