Bupati Minta agar Demo Bela Pemimpin Dibatalkan

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Gelombang protes dari masyarakat atas tak dikasinya masuk Bupati Lombok Tengah ke dalam Sirkuit Mandalika untuk mengikuti Peresmian Sirkuit Mandalika Lombok oleh Presiden terus terjadi. Bahkan aksi demo Bela Pemimpin dari gabungan koalisi LSM akan dilakukan besok Rabu 16/11 di Bundaran Penujak hingga bundaran Sirkuit.

Sayang aksi tersebut batal dilakukan setelah Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri bertemu dengan seluruh LSM di Bale Selak Gejuh Praya.

Bupati meminta kepada koalisi LSM Bela Pemimpin untuk membatalkan acara tersebut sebab akan menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. “Terimakasih yang setinggi tingginya atas rasa simpati dan empati teman teman LSM namun demi ketenangan dan kenyamanan masyarakat Lombok Tengah kami mohon intuk dibatalkan” ungkapnya saat bertemu dengan koalisi LSM Selasa 16/11

Baca Juga :  Ceritakan Pengalaman Jadi TKI Sambil Minum Tuak, HM Saupi Ditebas Rekannya

Bupati mengatakan setiap manusia ada sisi lebih dan sisi kurangnya. Tidak ada manusia yang tidak punya salah karna itu hal hal seperti itu menjadikan refrensi untuk kita perbaiki ke depan “mari kita saling memaafkan, kalaupun saya ada salah maka saya juga atas nama masyarakat dan pribadi meminta maaf kepada Pemprov dan seluruh masyarakat Lombok Tengah” ungkapnya

Sementara itu Koordinator Aksi Bela Pemimpin Saidin Al-Fajri memahami apa yang menjadi keinginan Bupati yang ingin melihat masyarakatnya tenang dan tak ada kegaduhan, karena itu Koalisi LSM sepakat untuk membatalkan Kegiatan itu. “Kita hargai keputusan pak Bupati, beliau langsung bertemu dengan LSM untuk mereda rencana aksi besar besaran itu” ujarnya.

Sebenarnya kata Saidin aksi demonstrasi sudah matang direncanakan bahkan sejumlah titik petinggi LSM sudah melakukan rapat, bahkan surat pemberitahuan sudah dilayangkan ke Polres Lombok Tengah. Pihaknya akan menutup akses keluar masuk menuju Sirkuit sebelum Gubernur meminta maaf kepada masyarakat Lombok Tengah namun demikian sigap Bupati mendatangi lokasi rapat rencana aksi dan meminta agar dibatalkan. “Kalau tak Bupati yang meminta maka kami tak akan batalkan” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Loteng Selidiki Temuan Mayat Bayi Di Kecamatan Pringgarata

Kedepannya kata Saidin, Pemprov diminta untuk lebih menghargai Bupati Lombok Tengah sebab apapun alasannya Bupati adalah pemimpin Lombok Tengah. “Kedepannya supaya kita saling harga menghargai, kami akan hargai bapak jika menghargai Bupati atau pemimpin kami, kalau tak Bupati Lombok Tengah yang minta langsung dihentikan maka kami akan turunkan masa besar besaran” tutupnya.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru