Gus Peyek: Waspada, Ada yang Ingin Jaksa Agung Burhanuddin Jatuh

- Jurnalis

Selasa, 23 November 2021 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ulama kultural Gus Peyek mengingatkan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mewaspadai serangan dari pihak-pihak yang ingin menjatuhkan dirinya, baik yang kasat mata maupun tidak kasat mata.

“Kinerja Pak Burhanuddin cemerlang pasti lawannya banyak, yang ingin menjatuhkannya juga banyak. Karena ada kepentingan-kepentingan pribadi pihak yang merasa dikebiri oleh Jaksa Agung, bahkan mereka mengatasnamakan pemerintah,” katanya, Selasa (23/11/2021).

Menurut dia, lawan Jaksa Agung bukan hanya yang kasat mata, tapi yang tidak kasat mata juga banyak kalau percaya. “Kalau saya percaya, bagaimana caranya Pak Burhanuddin mereka jatuhkan dan game over. Pak Burhanuddin harus selalu waspada 1×24 jam,” ungkap Gus Peyek.

Pengasuh Pondok Pesantren Pancawarna Sidoarjo Jawa Timur, ini mengatakan, serangan lawan Jaksa Agung Burhanuddin bukan dari satu arah saja, melainkan dari segala penjuru, termasuk dari orang-orang dari dalam Kejaksaan sendiri.

“Jadi pesan saya kepada Pak Burhanuddin, saya selaku tokoh muda milenial Gus Peyek menyarankan kecemerlangan dia harus dibarengi kebersamaan dan sinergi dengan ulama dan aparat pemerintah lainnya,” ujarnya.

Kyai NU ini menilai pribadi dan kinerja Jaksa Agung Burhanuddin sangat bagus, sehingga sangat disayangkan jika seandainya kepemimpinan dan rencananya yang cemerlang untuk Indonesia sampai tidak tuntas.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Sukses Tekan Kemiskinan Ekstrem dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Dia mengungkapkan, untuk menyukseskan rencana Jaksa Agung yang cemerlang itu setidaknya ada tiga lapis langkah yang perlu dilakukan.

Pertama, tutur Gus Peyek, Jaksa Agung harus menjalin komunikasi yang indah dengan jajaran pemerintah. Kedua, menyatukan atau sinkronisasi antara Kejaksaan, Kepolisian, TNI, dan aparatur negara lainnya dan tidak melupakan peran ulama.

“Kalau Pak Burhanuddin bisa sinkronisasi dan bersinergi, saya yakin semua akan selesai. Preman-preman hukum dan oknum-oknum yang membawa nama Kejaksaan insyaallah selesai, takut dengan sendirinya dengan kebijakan Burhanuddin yang cemerlang,” lanjutnya.

Ketiga, lanjut Gus Peyek, Jaksa Agung jangan menyepelekan hal-hal yang tidak kelihatan atau kasat mata. “Beliau juga harus bersinergi dengan sesepuhnya, jangan kapok kalau sering dihubungi karena dia terancam. Saya selalu doakan Pak Burhanuddin dan pendukung beliau agar selalu dalam lindungan-Nya,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, budayawan Kidung Tirto Suryo Kusumo mengungkapkan, mata batinnya melihat serangan gencar terhadap Jaksa Agung Burhanuddin akhir-akhir ini ditunggani koruptor dan preman hukum yang tidak suka dengan langkah tegas Kejaksaan Agung.

Baca Juga :  UI dan Pemda Loteng Tandatangani MOU Bidang Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

“Meskipun diserang dari berbagai penjuru, saya yakin Jaksa Agung tidak akan mundur tetapi justru semakin ganas melibas koruptor dan preman-preman hukum. Jaksa Agung mendapat kekuatan dari alam dan didukung rakyat yang merindukan keadilan,” kata spiritualis nusantara dari Gunung Lawu ini.

Kidung Tirto mengingatkan Jaksa Agung Burhanuddin agar mewaspadai kaki tangan koruptor dan preman hukum yang menyusup ke internal Kejaksaan serta oknum pejabat yang memiliki kepentingan pribadi.

“Jaksa Agung perlu melakukan bersih-bersih di internal demi menjaga marwah Kejaksaan yang sudah dibangun dengan baik. Jangan berikan tempat bagi oknum-oknum yang mencoba merusak nama baik institusi demi ambisi pribadi,” ujarnya.

Kidung Tirto yakin Presiden Joko Widodo mendukung penuh semua langkah Jaksa Agung Burhanuddin karena sejalan dengan visi misi Presiden untuk menegakkan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

“Sesuai dengan visi misi Presiden, Jaksa Agung sudah melakukan banyak terobosan, seperti membongkar kasus-kasus korupsi kelas kakap, keadilan berhati nurani melalui restorative justice, memberantas mafia tanah dan pelabuhan, hingga penuntasan kasus pelanggaran HAM berat,” ungkapnya.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru