Danrem 162/WB Pimpin Langsung Proses Evakuasi Jenazah Korban Banjir

- Jurnalis

Rabu, 8 Desember 2021 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Pencarian terhadap salah satu korban yang dilaporkan hilang sejak Senin (6/12) kemarin akibat banjir bandang terus dilakukan. Upaya yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri, BPBD dan Basarnas tersebut berhasil menemukan korban terakhir atas nama Haji Suri (65 tahun) dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (7/11/2021).

Tim gabungan bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Proses evakuasi yang dipimpin langsung Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., berjalan lancar meski medan yang ditempuh cukup sulit.

Danrem 162/WB usai proses evakuasi mengatakan, H. Suri ditemukan setelah menyisir lokasi sekitar rumah korban dimana ditemukan bangkai sapi miliknya.

Baca Juga :  Pelajar tewas di perairan TWA Gunung Tunak Lombok Tengah

“Jadi korban ditemukan sekitar rumahnya sekitar 50 meter dari rumah korban, kami menyisir seputaran rumah korban karena kita temukan hewan ternak korban yang mati di sana,” jelas Ahmad Rizal.

Menurutnya, dari informasi yang diberikan keluarga korban, H. Suri terseret arus banjir saat mencoba menyelamatkan hewan ternak miliknya.

“Dari informasi yang kami dapatkan almarhum terseret arus saat hendak menyelamatkan hewan ternaknya,” papar Danrem.

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu juga mengingatkan warga yang berada di bantaran sungai atau rumahnya berdekatan dengan sungai agar sementara waktu menjauh dan mencari lokasi yang lebih aman.

Baca Juga :  Rasidi Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Lombok Tengah

“Kami menghimbau kepada warga agar menjauhi sungai, dengan cuaca yang ekstrim dan hujan yang lebat potensi terjadinya banjir masih mungkin terjadi,” himbaunya.

Jenazah H. Suri telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di lokasi pemakaman setempat.

Adapun warga yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang terdiri dari empat perempuan, antara lain Papuk Temah (80 th), Sumiahana (32 th), Sumiyati (50 th), Ladenia (5 bln) dan Sumiyati (50 th) serta satu laki-laki atas nama Haji Suri (65 th) telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kelima korban adalah warga Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar kabupaten Lombok Barat.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru