Lombok Barat Kembali Peroleh Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Lombok Barat Kembali Memperoleh Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Badan Publik Informatif tahun 2020. Penghargaan ini merupakan yang ke 4 kalinya sejak tahun 2017. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Ahad Legiarto sesaat setelah menerima penghargaan sebagai badan publik Informatif di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, Kamis, 9 Desember 2021.

Menurut Ahad Legiarto penghargaan ini sebagai bentuk komitmen Lombok Barat dalam menjamin keterbukaan informasi publik. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ia mengatakan Lombok Barat melalui PPID Lombok Barat memberikan informasi kepada publik melalui berbagai saluran baik secara langsung maupun melalui website. Ia mengatakan penilaian yang dilakukan oleh Komisi Informasi Propinsi sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya dimana tahun ini penilaian dilakukan dengan visitasi langsung ke tempat pelayanan PPID untuk memastikan pelayanan yang dilakukan oleh PPID. “Tentu ini sebagai komitmen Lombok Barat untuk menjaga keterbukaan informasi Publik dan Pimpinan Daerah menaruh perhatian terhadap hal ini” ujarnya.

Baca Juga :  Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Sementara itu Wakil Gubernur NTB DR. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengatakan bahwa keterbukaan informasi publik di Nusa Tenggara Barat sudah luar biasa. NTB tahun ini berada di posisi ketiga. Selain itu ia juga bangga dengan peraihan Kabupaten Kota di NTB dimana Kabupaten/kota katagori informatif meningkat menjadi 7 Kabupaten/kota. Wagub mengatakan bahwa saat ini adalah zaman keterbukaan informasi jadi semua badan publik harus dapat memberikan informasi secara terbuka kepada publik. “Saya meyakini semua badan publik tentu memiliki komitmen untuk keterbukaan informasi publik ini dan saya bangga saat ini jumlah yang informatif meningkat. Selamat kepada yang informatif dan bagi yang belum terus tingkatkan” ujarnya.

Baca Juga :  Penumpang Di Bandara Lombok Turun 15 Persen Selama 2021

Anugrah Keterbukaan Informasi Publik NTB tahun 2021 ini diikuti oleh Badan Publik Kabupaten/Kota, Badan Publik OPD, Badan Publik Badan Usaha. Untuk Badan Publik Kabupaten/Kota Lombok Barat memperoleh Katagori Informatif bersama Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat. Anugrah Keterbukaan Informasi Publik ini dilakukan oleh Komisi Informasi Propinsi Nusa Tenggara Barat untuk mendorong keterbukaan informasi Publik di Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru