Alergi Sampah, Tanda NTB Zero Waste Sukses

- Jurnalis

Selasa, 9 Februari 2021 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., mengungkapkan bahwa program unggulan Provinsi NTB yakni Zero Waste telah sukses dilakukan oleh Pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang memberikan kritik maupun aduan mengenai sampah, menjadi salah satu poin kesuksesan Zerowaste.

“Salah satu kesuksesan zerowaste dengan melihat orang yang semakin gerah dan tidak nyaman dengan sampah, sehingga mereka akan bergerak untuk melaporkannya atau langsung memberikan aduan, karena mengubah orang untuk memikirkan sampah pun butuh effort, sehingga jika banyak orang yang berbicara mengenai sampah berarti masyarakat sadar akan manfaat dari sampah tersebut,” tuturnya pada saat mereview aplikasi “Lestari” di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa (09/02/2021).

Baca Juga :  Sebanyak 500 Mahasiswa Poltekpar Lombok Deklarasi Gerakan Anti Narkoba

Kesuksesan zerowaste menjadi lecutan bagi Pemerintah untuk terus digalakkan secara masif melalui sebuah aplikasi “Lestari” yang memudahkan masyarakat untuk dapat mengkases berbagai informasi seputar pengelolaan sampah di NTB.

“Adanya aplikasi ini agar dapat menjangkau ke ujung tanpa selat sehingga masyarakat maupun bang sampah dapat dengan mudah mengaksesnya” jelas Umi Rohmi sapaan akrabnya.

Umi Rohmi juga menegaskan agar etalase pengelolaan sampah di Kabupaten/Kota sudah mulai diperhatikan, seperti halnya jalanan, destinasi wisata, tempat ibadah dan lain sebagainya.

“Awalnya bisa dimulai dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sudah harus memperhatikan etalase seperti halnya Ketika para tamu datang dari bandara menuju Kota Mataram melihat jalanan bersih dan asri,”tuturnya.

Baca Juga :  Masyarakat Lombok Tengah Bisa Berobat Gratis Hanya dengan Bawa KTP

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, BSc.F., M.Si menuturkan bahwa tujuan dibentuk aplikasi “Lestari “ sesuai dengan mandat Perda Nomor 5 Tahun 2019 yaitu Kepentingan untuk disosialikan kepada publik dan Perkembangan Teknologi Informasi yang diperlukan menjadi salah satu penyambung ke masyarakat.

“Tujuannya yaitu membangun sistem pengelolaan sampah yang komprehensif dan untuk penyampaian seluruh program NTB Zerowaste, adanya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam tata Kelola sampah,” jelasnya.

Aplikasi “Lestari” dapat diakses oleh masyarakat melalui applikasi PlayStore atau dapat mengakses website lestari.ntbpro.go.id . Berbagai fitur tesedia yakni NTB Zero Waste, Panduan, Lokasi, Agenda, Data Sampah, Sarpras dan Pengaduan.(red)

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru