BBM Satu Harga Diresmikan di TBBM Ampenan

- Jurnalis

Sabtu, 12 Desember 2020 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga. Peresmian berlangsung di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ampenan – Kota Mataram pada Sabtu, 12 Desember 2020.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya mengapresiasi BPH Migas atas peresmian BBM satu harga di Terminal BBM Ampenan. Menurut Gubernur, hal ini akan membantu masyarakat memperoleh BBM dengan harga terjangkau, yakni premium Rp6.450/liter, dan Rp5.150/liter untuk solar. Sehingga, diharapkan tidak ada lagi penyalur BBM ilegal.

“Kami berterimaksih kepada Pertamina dan BPH Migas yeng telah memilih NTB sebagai Launching 44 lembaga penyaluran BBM satu harga ini,” ungkap Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut.

Kedepan, harap Gubernur, BBM satu harga tersebut hadir di pulau-pulau kecil di provinsi NTB. Gubernur mencontohkan, di pulau Moyo dan pulau Medang, para nelayan harus menyeberang hingga lima jam untuk mendapatkan BBM.

Baca Juga :  Gubernur : Mari Kita Bersama-sama Merawat dan Menjaga Kelestarian Rinjani

“Mudah-mudahan BBM satu harga ini secepatnya hadir di Pulau Moyo dan Pulau Medang yang merupakan daerah terpencil di provinsi NTB,” harap Gubernur di hadapan Kepala BPH Migas.

Sementara itu, Kepala BPH Migas RI, Dr.Ir. M. Fahrullah Asa, MT mengapresiasi komitmen Gubernur NTB untuk menyebarkan BBM satu harga hingga ke pulau-pulau terpencil di provinsi NTB. Menurut Bang Ifan, sapaan Kepala BPH Migas, seperti itulah sejatinya seorang pemimpin, mendahulukan kepentingan masyarakat.

“Kami sepakat, BBM satu harga memang harus hadir hingga ke pulau-pulau terpencil,” ungkap bang Ifan.

BBM satu harga ini, tambah bang Ifan, merupakan salah satu cara mewujudkan keadilan dalam rangka menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, BBM satu harga tersebut hadir di kawasan 3T yaitu di kawasan Terluar, Terdepan dan Terpencil.

“BBM satu harga ini harus kita wujudkan, Alhamdulillah hari ini, kita resmikan 44 lokasi BBM satu harga, 4 di antaranya di provinsi NTB,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Masuk 3 Besar Kepatuhan Pelayanan Publik

Jadi, cita-cita Gubernur NTB tadi, lanjutnya, merupkan cita-cita kita bersama. Ia tidak menghendaki, jika BBM subsidi ini justru dijual ke pihak industri. Sebab, program BBM satu harga ini hadir untuk membantu masyarakat kecil.

“BBM subsidi jangan sampai dijual ke pihak industri, karena ini hak masyarakat kecil seperti nelayan. Kami berharap dengan membeli BBM satu harga ini, maka keuntungan para nelayan lebih besar lagi, sehingga mereka balik ke rumah dengan hati yang lebih bahagia lagi,” kata Ifan.

Di NTB sendiri ada empat lembaga penyalur program BBM satu harga yang baru saja diresmikan, yaitu, di Lambu Kabupaten Bima. Dua lokasi di Kabupaten Lombok Barat, Lingsar dan Kuripan dan terakhir di Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru