Bencana Lobar, Wakil Bupati Gerak Cepat Tinjau Longsor Di Sekotong

- Jurnalis

Selasa, 7 Desember 2021 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Tingginya intensitas hujan di wilayah Lombok Barat sejak Minggu 5 Desember 2021 hingga hari ini menyebabkan sejumlah wilayah di Lombok Barat mengalami kebanjiran dan longsor. Salah satunya adalah bencana tanah longsor yang terjadi di desa Buwun Mas yang menyebabkan akses jalan menuju Desa Buwun Mas Sekotong tertutup oleh matrial tanah dan bebatuan.

Mendapat informasi tentang Longsor di wilayah Buwun Mas Kecamatan Sekotong, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun bersama Kapolres Lobar, Kepala Dinas PU, Camat Sekotong bergerak cepat menuju lokasi longsor yang menutup badan jalan menuju wilayah Buwun Mas, Senin, 6 Desember 2021. Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun meminta kepada semua pihak terkait untuk bergerak cepat membuka akses jalan menuju wilayah Buwun Mas.

Baca Juga :  Gerindra Buka Pendaftaran Caleg, Muhalip Optimis Raih 10 Kursi

Hal ini karena akses jalan tersebut merupakan akses jalan utama yang sering dilalui oleh masyarakat selama ini. Ia meminta kepada camat untuk terus berkoordinasi dengan Kadis PU agar penangangan longsor ini bisa cepat dilakukan sehingga akses jalan bisa segera dilalui. “Harus cepat agar dapat dilalui masyarakat dan saya liat camat dan Kadis PU sudah bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan”ujarnya.

Lebih lanjut Hj. Sumiatun meminta kepada semua masyarakat untuk tetap waspada dan siaga mengantisipasi terjadinya bencana alam. Kondisi ini disebabkan tingginya curah hujan di wilayah Lombok. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tingginya curah hujan di wilayah Lombok akan terjadi pada Bulan Desember 2021 hingga awal Januari 2022. Hal ini disebabkan oleh badai la nina yang melewati wilayah Indonesia. Karenanya Hj.Sumiatun meminta kepada semua pihak untuk tetap waspada dan siaga mengantisipasi dampak tingginya curah hujan di wilayah Lombok.

Baca Juga :  Tangkal Cegah Radikalisme Kodim Loteng Silaturahmi Dengan Para Tokoh

“Kami minta kepada semua masyarakat untuk tetap waspada terhadap tingginya curah hujan di wilayah Lombok beberapa hari kedepan” ujarnya.

Seperti diketahui tingginya curah hujan di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya telah menyebabkan terjadinya Bencana alam. Selain tanah longsor di wilayah Desa Buwun Mas dan Desa Pelangan Sekotong, bencana banjir juga terjadi di kecamatan Gunungsari, Batulayar dan Lingsar. Kejadian banjir di wilayah Batulayar menyebabkan 4 korban jiwa. Hingga berita ini di turunkan sejumlah masyarakat masih berada di tenda tenda pengungsian.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru