BIZAM Perkuat Pelestarian Ekosistem Pesisir Melalui Program Injourney Airports Konservasi Bahari

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 14 tentang Ekosistem Lautan (Life Below Water), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menyalurkan bantuan melalui program InJourney Airports Konservasi Bahari kepada Turtle Conservation Community (TCC) Nipah di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (23/07).

Program ini merupakan wujud komitmen InJourney Airports dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut melalui kolaborasi bersama komunitas lokal yang selama ini berperan aktif dalam upaya konservasi penyu dan terumbu karang. Bantuan senilai Rp100.000.000 yang diberikan oleh InJourney Airports BIZAM akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai sarana dan prasarana konservasi, meliputi transplantasi terumbu karang, pembangunan tempat penetasan semi alami telur penyu, pengadaan perlengkapan boat, serta perlengkapan edukasi bagi masyarakat dan pengunjung.

Kegiatan seremonial penyerahan bantuan dihadiri oleh Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Adi Nugroho, Regional CEO Region II PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Wahyudi, General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, beserta jajaran PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) dan perwakilan Turtle Conservation Community (TCC) Nipah.

Baca Juga :  Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Lombok Tengah Sampaikan Hasil Pembahasan LKPJ

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, menyampaikan bahwa program InJourney Airports Konservasi Bahari merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

“Melalui program InJourney Airports Konservasi Bahari, kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir yang menjadi salah satu kekayaan alam Lombok. Kolaborasi dengan TCC Nipah diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi penyu dan terumbu karang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkunga0n laut,” jelas Aidhil.

“Kami berharap bantuan yang diberikan tidak hanya mendukung kegiatan konservasi yang dilakukan komunitas, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat,” lengkapnya.

Program ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak Desember 2025, ketika BIZAM menyerahkan bantuan berupa satu unit boat kepada TCC Nipah untuk mendukung kegiatan patroli, pemantauan habitat penyu, serta aktivitas konservasi di kawasan pesisir. Melalui dukungan yang berkesinambungan, InJourney Airports berharap upaya pelestarian ekosistem laut dapat berjalan lebih optimal dengan melibatkan peran aktif masyarakat setempat.

Baca Juga :  Winengan Nilai Statement Ruslan Turmuzi Kritik Pj Gubernur NTB Tendensius

Regional CEO II PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Wahyudi menegaskan, fasilitas kapal patroli yang diberikan dapat difungsikan ganda untuk mendukung mata pencaharian warga sekitar.

“Potensi wisata pesisir dan laut di kawasan ini sangat besar. Kapal ini tidak hanya untuk patroli menjaga ekosistem, tetapi juga bisa dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas ekonomi,” jelas Wahyudi.

Wahyudi menambahkan, Pantai Nipah menjadi pilot project bagi program kelautan InJourney Airports. Jika program ini terbukti memberikan dampak signifikan bagi kelestarian alam dan kesejahteraan warga, pihak Angkasa Pura siap mereplikasi program serupa di lokasi-lokasi potensial lainnya di Indonesia.

Melalui program InJourney Airports Konservasi Bahari, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) terus memperkuat implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Sinergi antara perusahaan, komunitas, dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pesisir yang lestari, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga daya tarik pariwisata Lombok bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru