BRSDM KKP Diharapkan Gandeng Investor untuk Kembangkan Kelautan dan Perikanan NTB

- Jurnalis

Senin, 1 Februari 2021 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah mengharapkan agar Badan Riset dan Sumber Daya Manusia ( BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bisa menggandeng para investor untuk bersinergi dan mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTB. Terlebih potensi kelautan dan perikanan di daerah ini sangatlah besar.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menerima kunjungan dari Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Taslim Arifin, M. Si di ruang kerja Gubernur, Senin, 1 Februari 2020. Menurut Gubernur, kolaborasi dan sinergi dengan para investor sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

“Kita bekerjasama dengan investor itu menurut saya harus dilakukan, harus bersinergi. Bahkan bisa lebih, apalagi dengan Badan Riset pasti bisa memberikan hasil yang maksimal” ujar Bang Zul, sapaan akrabnya.

Bang Zul juga menyampaikan bahwa Pemprov NTB siap memfasilitasi seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh investor jika serius berinvestasi di NTB, “Saya senang ketika ada perusahaan yang serius berinvestasi, tugas kami membantu dan kami akan membantu, I’ll do my best” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bang Zul juga memberikan tantangan kepada Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan untuk membangun Technopark khusus Kelautan dan Perikanan di Provinsi NTB. “Saya pikir kalau sampai ada Technopark Kelautan dan Perikanan di NTB bisa memberikan sebuah prospek yang sangat bagus, apalagi tahun ini, NTB disorot karena adanya MotoGP” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi InJourney & ITDC Berikan Pelatihan Keterampilan Hospitality Bagi Masyarakat Desa Penyangga di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Sementara itu Dr. Taslim menyampaikan rencana Badan Riset Kelautan dan Perikanan untuk melakukan riset budidaya tambak udang, lobster, dan rumput laut di daerah ini. “Kami ingin mengarahkan budidaya ini ke arah industrialisasi, karena ini juga merupakan salah satu konsen korporasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, saya rasa ini bisa bersinergi dengan baik,” terangnya.(red)

Berita Terkait

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali
Event ITDC Sepanjang 2025:  Ekonomi Bergerak, Destinasi Menguat
Injourney Airports Bizam Lepas Penumpang Terahir Tahun 2025 dan Sambut Penumpang Perdana 2026
Tuntaskan Rekomendasi Hasil Pemeriksaan, Desa Murbaya Terima Penghargaan dari Inspektorat Lombok Tengah

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:59 WIB

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:42 WIB

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:38 WIB

Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terbaru

Lombok Tengah

RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora

Jumat, 23 Jan 2026 - 14:59 WIB