Bupati Lombok Tengah Lantik Pengurus Bale Mediasi

- Jurnalis

Selasa, 15 Juni 2021 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri melantik Pengurus Bale Mediasi Kabupaten Lombok Tengah di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah Senin 14/6/2021.

Jumlah pengurus Bale Mediasi Kabupaten Lombok Tengah yang di lantik sebanyak 24 orang, yang di ketua oleh H.L.Suhardi BE.

Ketua Bale Mediasi Kabupaten Lombok Tengah H.L.Suhardi BE mengatakan Bale Mediasi timbul di tengah-tengah masyarakat suku bangsa yang mendiami pulau ini sejatinya sudah begitu lama mengenal dan mempraktekkan mediasi ini ketika terjadi sengketa senjata ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Mediasi sudah mulai sejak abad ke-9 dan sudah mulai dipraktekkan media-media yang dipraktekkan oleh suku bangsa Sasak ini sejatinya lahir dari budaya karena budaya itu selalu bertumpu kepada norma dan nilai-nilai agama Islam yang dianut oleh suku bangsa Sasak lalu kemudian diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk sikap dan perilaku.

“Inilah yang memunculkan atau melahirkan satu sikap kita suku bangsa Sasak ini sehingga lahirlah apa yang dimaksud mediasi ini dari cara bermasyarakat kita sesungguhnya mediasi ini peninggalan nenek moyang suku bangsa Sasak karena begitu adanya kemajuan teknologi lalu kemudian globalisasi maka ini terdegradasi sedikit demi sedikit dan alhamdulillah pada hari ini Bapak ibu sekalian sudah bisa menyaksikan bahwa oleh pemerintah akan coba kembali dihidupkan kembali model-model penyelesaian mediasi di tengah masyarakat suku Sasak” ujarnya.

Baca Juga :  Lapak Desa, Usaha Memulihkan Ekonomi Desa di NTB

Ketua Bale Mediasi mengatakan sudah berkonsultasi dengan beberapa tokoh masyarakat tokoh agama yang sudah sepuh maka kemudian di dalam kehidupan masyarakat suku Sasak itu penyelesaian mediasi itu tiga tingkatan yang pertama itu ketika terjadi konflik atau salah pendapat di internal keluarga maka kemudian oleh orang tua diserahkan kepada yang komplik itulah yang dinamakan mediasi para pihak atau penyelesaian para pihak yang bertikai.

Baca Juga :  Serukan Vaksinasi Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Gemel Keliling Kampung Dengan BERLIAN

Yang kedua ketika terjadi sengketa yang lebih luas di antara keluarnya maka kemudian disinilah dibutuhkan satu model penyelesaian pemutus dan memutuskan ini ada orang tua yang sangat didengar dan merupakan tokoh lalu kemudian yang ke tiga ini yang sering terjadi konflik yang melibatkan komunitas ini dibutuhkan mediator-mediator yang lahir dari kedua belah pihak dan tokoh tokoh utama tokoh agama tokoh masyarakat tergantung dari yang berkonflik itulah yang dinamakan penyelesaian pemutus dari tingkat tiga tingkat ini.

“inilah yang kemudian membuat kami bersemangat atas tugas-tugas itu namun itu tidak ada apa apanya jika tak ada dukungan. Kepada pimpinan DPRD untuk memikirkan budget dan ruang bagi kami” jelasnya.

Kepada Kapolres, Dandim, Kajari dan PN Praya dia berharap untuk senantiasa memberikan bimbingan teknis sebab peran dan tugas bale mediasi paralel dengan tugas penegakan hukum.  Ungkapnya.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru