Bupati Pimpin Visitasi ke Rumah Calon Penerima Beasiswa Kedokteran

- Jurnalis

Senin, 8 Mei 2023 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri pimpin langsung visitasi atau kunjungan ke rumah-rumah calon penerima beasiswa Kedokteran dari Yayasan Peduli Yatim, Piatu dan Dhuafa Tersenyum Kabupaten Lombok Tengah.

Kali ini, Pathul Bahri menyasar rumah Calon Penerima Beasiswa yang berada di Wilayah Kecamatan Jonggat yang berjumlah 5 titik lokasi.

Lokasi tersebut adalah di Dusun Panti Desa Barejulat, Dusun Bun Rejeng Desa Perina, Dusun Dasan Bengkel Desa Bonjeruk, Desa Batutulis dan Dusun Embung Duduk Desa Labulia.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah Sri Martiningsih yang berada Dusun Panti, Desa Barejulat, Kecamatan Jonggat yang merupakan Alumni PPS Ulya Baitul Qurro’.

Hadir dalam visitasi tersebut Camat Jonggat, Kades Barejulat yang didampingi Kepala Dusun setempat.

Pada kesempatan tersebut Camat Jonggat Lale Anys Fajriani berpesan agar menjawab semua pertanyaan dari Tim Visitasi apa adanya, tidak dibuat-buat atau direkayasa.

Dan berharap agar ananda Sri Martiningsih dilancarkan segala urusannya sampai lulus menjadi seorang dokter.

“Namun setelah lulus visitasi ini juga masih akan dilakukan test oleh Universitas Mataram, jadi banyak-banyak belajar.” pesannya.

Visitasi dilanjutkan wawancara langsung antara Tim Visitasi dengan kedua orang tua terkait penilaian kondisi sosial ekonomi dengan mengacu pada tools berdasarkan Kepmensos RI Nomor 146/HUK/2013 tentang Penetapan Kriteria dan Pendataan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

Tim Visitasi berpesan kepada masyarakat agar tidak ada yang berpikiran negatif, tim bekerja secara profesional dengan melihat kondisi riil di lapangan, dan masyarakat dapat menyaksikan jalannya visitasi melalui siaran live streaming di media sosial Diskominfo Lombok Tengah.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2022, Sat Lantas Polres Lombok Tengah Gelar Simulasi Penanganan Laka Lantas

Pada kunjungan di lokasi kedua, yakni di rumah Siti Rukayyah, Dusun Bun Rejeng Desa Perina Kecamatan Jonggat, Alumni Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata, Bupati Lombok Tengah berkenan pimpin langsung jalannya visitasi.

Hadir mendampingi Tim Visitasi adalah Camat Jonggat, Kades Barejulat dan Kepala Dusun setempat.

Bupati sebenarnya sangat berharap, agar semua Kepala Dusun bisa hadir, agar informasi yang dilakukan oleh Tim Visitasi Penerima Beasiswa Kedokteran yang diprogramkan oleh Yayasan Peduli Yatim, Piatu dan Dhuafa Tersenyum yang bekerjasama dengan Pemda Lombok Tengah dapat sampai ke masyarakat secara luas.

“Tim Visitasi tidak tebang pilih, siapa saja yang kita cari, dia kaya, dia berada atau seperti apa, dan tidak ada boleh ingin menggugat besok, kenapa ini kaya, kenapa ini miskin, kenapa ini kaya disekolahkan, tidak ada itu. Semua sudah ada kriterianya.” Tegas Pathul.

Pathul mengungkapkan, anyak faktor yang menyebabkan calon peserta tidak lulus. Yang pertama adalah dia kaya, itu tidak diikutkan dalam visitasi rumahnya karena sudah ada tim yang khusus menilai.

“Terakhir ada 19 calon penerima beasiswa, ini yang akan dilakukan visitasi, melihat lebih dekat seperti apa sih kondisi rumahnya, karena uang ini berasal dari zakat PNS dan shodaqoh PNS atau orang lain yang ikut serta bershodaqoh.” jelasnya.

“Uang-uang ini dikumpulkan, karena Pemerintah sangat ingin melihat peningkatan SDM dibidang kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah, melihat kondisi di Lombok Tengah tenaga Dokter masih sangat minim. Maka pemerintah berikhtiar mengumpulkan dana agar 20, 30 tahun yang akan datang tidak terjadi kekurangan lagi.” imbuhnya.

Baca Juga :  Majukan Pendidikan Swasta, Tenaga Kkependidikan Harus Bisa Berkreasi dan Berinovasi

Uang-uang yang dikumpulkan tersebut kata Pathul, dipakai untuk menyekolahkan orang-orang miskin sesuai kategori pertanyaan dalam wawancara visitasi.

Orang miskin ini banyak yang cerdas, banyak yang pintar, banyak yang punya intelektual yang bagus, tapi tidak punya kesempatan. Maka pemerintah ikut memikirkan, khususnya pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Karena dalam Undang-Undangnya sudah jelas, fakir miskin, anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.” tegasnya.

Bupati meyakini bahwa program untuk menyekolahkan atau membeasiswakan orang-orang miskin dengan persyaratan penghafal Al-Qur’an 30 Juz, in syaa Allah tidak banyak ditempat lain, bahkan tidak ada.

“Inilah tujuan kami datang, melihat lebih dekat seperti apa sih calon penerima beasiswa kedokteran ini. Mudah-mudahan dari 19 orang ini menjadi berapa nanti, kita bimbelkan dulu selama 2 (dua) bulan, baru diikutkan test di Universitas.” sebutnya.

“Kita akan cari 10 orang-orang yang cerdas dan pinter, tapi hafal Al-Qur’an 30 Juz, ini ketentuannya dan jurusan IPA. Siapa itu, saya tidak tahu.” tandasnya.

Setelah lulus jadi Dokter sambungPathul, pihaknya akan ihktiarkan membangun Klinik. Ia mengatakan lokasi klinik itu sudah disediakan oleh pemerintah.

“Tanah sudah ada di bypass, disana nanti dia bekerja. Untuk apa? Untuk merawat anak-anak Yatim yang begitu banyak di Lombok Tengah dan orang tua jompo dan janda-janda, harus gratis.” tegasnya.

Pathul berharap, mudah-mudahan ke depan anak-anak yang menghafal Al-Qur’an ini, menjadi anak-anak yang hebat, yang mampu merawat orang tuanya, anak-anak yatim lainnya.

“Sehingga nanti berguna dan bermanfaat bagi orang tuanya.” tutup Pathul.

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru