Dapat Sertifikasi, Mahasiswa Poltekpar Lombok Benar- Benar Matang Masuk Industri Pariwisata

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kembali menggelar Uji Kompetensi bagi seluruh mahasiswa tingkat akhir dari enam program studi. Sebanyak 273 mahasiswa (asesi) mengikuti kegiatan ini yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2025.

Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, secara resmi membuka kegiatan yang bertujuan untuk mengukur dan mengakui kemampuan mahasiswa di bidang pariwisata, serta sebagai salah satu syarat kelulusan.

“Uji kompetensi mahasiswa semester akhir di Poltekpar adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan mahasiswa di bidang pariwisata setelah menyelesaikan pendidikan mereka,” jelas Dr. Ali.

Ia menambahkan, hasil uji kompetensi yang baik akan menghasilkan sertifikat profesi yang diakui secara nasional maupun internasional oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Hal ini, kata dia, akan meningkatkan kredibilitas lulusan saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Ketua Judo NTB Audensi Dengan Kapolda Terkait Kejurprov Piala Kapolda

“Uji kompetensi memastikan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja pariwisata. Serta menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi mahasiswa untuk bisa lulus dari Poltekpar,” ujarnya.

Sedangkan, dalam kesempatan yang sama Ketua LSP Poltekpar Lombok, Ainul Yakin, menjelaskan bahwa uji kompetensi kali ini melibatkan 23 orang asesor penguji. Proses sertifikasi dilakukan menggunakan standar nasional BNSP dengan perangkat Level ASEAN.

“Kegiatan uji kompetensi mahasiswa semester akhir pada semua prodi ini diikuti oleh 273 orang asesi,” kata Ainul.

Baca Juga :  Bunyamin Ajak Warga Sukseskan Pilkaling Karang Taliwang dengan Aman dan Damai

Adapun bidang usaha yang diujikan meliputi enam sektor utama (labor division):

Certificate V in Food and Beverage Service

Certificate V in Food and Beverage Product

Certificate V in Housekeeping

Certificate V in Front Office

Certificate VI in Travel Agencies

Certificate VI in Tour Operation

Proses uji kompetensi mencakup tes tertulis, praktik, presentasi, hingga wawancara. Tujuannya, untuk memastikan kesiapan lulusan Poltekpar dalam menghadapi tantangan dunia industri.

Namun demikian, Poltekpar juga mencatat masih adanya sejumlah mahasiswa yang belum dapat mengikuti uji kompetensi karena dokumen yang tidak lengkap, sebagaimana tertulis dalam laporan kinerja tahun 2024.

“Harapannya, mahasiswa bisa menggunakan skill-nya pada dunia industri yang dibuktikan dengan Sertifikat Kompetensi dari BNSP,” pungkas Dr. Ali.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru