Kementan Galakan Penanaman Masal Hadapi El- Nino

- Jurnalis

Kamis, 10 Agustus 2023 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Irjen Kementan dan jajaran menanam padi disalah satu sawah petani di desa jage Rage Kuripan Lombok barat)

Lombok- Irjen kementrian pertanian RI, Jan S Maringka, turun sapa petani di dusun Lamper desa Jage Rage Lombok Barat. Kedatangan Irjen untuk melakukan penanaman masal padi jenis varietas unggul untuk mengantisipasi terjadinya El Nino yang mengancam hampir semua wilayah di Indonesia termasuk Lombok Barat dan gerakan membuat booster pupuk hayati sistem biosaka bersama kelompok tani pada Kamis sore ( 10/8/2023)

Jan Maringka menegaskan Persoalan el Nino ini sudah di rasakan oleh semua pihak di Indonesia sehingga Lombok ini menjadi daerah yang dituju oleh Kementrian pertanian menjadi daerah penyangga pangan nasional. Kementrian pertanian juga mendorong gerakan besar menanam padi karena momentem ini menjadi momentum kebangkitan pertanian nasional.

Baca Juga :  Babinsa Bujak Lombok Tengah Dorong Ekonomi Kreatif Warga di Masa Pandemi Covid-19

“Spirit menanam ini harus kita gerakan untuk hadapi ancaman el-nino ” terang Jan Maringka

Jan Maringka juga menambahkan, gerakan nasional menanam paska panen ini menjadi gerakan untuk mempersiapkan pangan nasional menghadapi gelombang el-nino pada tahun ini. Sementara itu merujuk data Kementan sendiri Tren fenomena El-Nino Southern Oscillation (ENSO) dapat diamati dari hasil model probabilitas ENSO yang dihasilkan NOAA CPC yang dirilis April 2023 , serta perbandingan hasil model-model dinamis prediksi suhu muka laut beberapa instusi. Mulai Agustus 2023, diprediksi El Nino menjadi dominan, dengan probabilitas 78-87%, diiku dengan ENSO-netral dengan probabilitas dikisaran 13-20% (Gb3).

Baca Juga :  Luhut Dukung UMKM NTB Bersaing di Pasar Global

“Dari data kementan El Nino di prediksi tejadi hampir di tujuh provinsi di Indonesia sehingga kita siap menghadapinya” ungkap Jan Maringa

Kepala dinas pertanian lombok barat, HK. Lalu Wiengan mendorong pemerintah untuk memberikan subsidi pangan kepada para petani dengan skema pemerintah diharapkan membeli hasil panen petani dengan harga yang kompetitif dan di jual kembali ke masyarakat dengan harga pasar sehingga terjangkai bagi masyarakat.

” Pemerintah kita dorong untuk memberikan subsidi kepada hasil panen para petani” jelas H. Winengan kadis pertanian Lombok Barat

Gerakan menanam hadapi el-nino tersebut ditutup dengan pembuatan pupuk hayati biosaka dan pembagian bantuan bibit, pestisida hayati dan alat sprayer kepada sejumlah kelompok tani di desa setempat.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru