Kodim Loteng Bersama Kementerian Lingkungan Hidup Dan ITDC Tanam Mangrove

- Jurnalis

Senin, 17 Januari 2022 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Prajurit TNI Kodim 1620/Lombok Tengah bersama dengan unit pelaksana teknik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menanam sebanyak 15 Ribu tumbuhan Mangrove di Desa Mertak Kecamatan Pujut, Senin 17 Januari 2022.

Kegiatan penanaman dihadiri oleh Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., Asisten Vice Prsident Site Oprational ITDC, I Made Pariwijaya, Pasiter Dim 1620/Loteng, Kapten Inf. A.A Gede Ray Budiana, Kasi Evaluasi Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung (BPDAS HL) NTB, Rudiantha S. hud., Manager Persemaian BPDAS Danudaya Kobandrang, SP., dan masyarakat sekitar pantai.

Dipimpin langsung oleh Dandim, Letkol I Putu Tangkas, pelaksanaan kegiatan penanaman dilakukan dengan teknik pembibitan yang menggunakan metode pengayaan. Adapun kegiatan penanaman dijelaskan Dandim dilakukan dengan tujuan pemulihan ekosistem mangrove di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika.

Baca Juga :  DPRD Umumkan Masa Jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Loteng Berahir

Pembibitan dilakukan dengan menanam seedling dalam polibag yang sudah diisi tanah. Jenis bibit yang ditanam adalah Rizhopora Mucronata dan Rizhopora Stylosa. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam bibit mangrove bervariasi mulai dari 1mx1m, 2mx2m, hingga 2mx5m.

Komandan Kodim dalam arahannya mengungkapkan kegiatan penanaman mangrove diharapkan dapat memulihkan atau memperbaiki kualitas serta melestarikan hutan mangrove. Selain itu, Dandim juga berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait kelestarian hutan dan lingkungannya.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove baik secara fisik, ekologis dan ekonomis. Dengan adanya kegiatan penanaman ini masyarakat diharapkan untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove di kawasan Kuta Mandalika,” kata Dandim.

Dandim menjelaskan tumbuhan mangrove adalah tumbuhan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung, atau muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap salinitas.

Baca Juga :  Perkembangan Terbaru Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi, 39 Penerbangan Di Batalkan

Ia mengatakan hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat secara fisik, ekologis dan ekonomis. Menurutnya, Secara fisik manfaat mangrove antara lain, sebagai perlindungan terhadap sedimentasi, abrasi dan instrunsi air laut, penahan badai dan angin yang bermuatan garam, serta untuk menurunkan emisi karbon.

“Secara ekologis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup, perlindungan dan sumber pakan bagi biota laut dan spesies yang ada di sekitarnya. Sedangkan secara ekonomis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata, sumber bahan baku untuk bangunan dan kayu bakar serta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting dan lainnya,” ujarnya.

Atas terlaksananya kegiatan penanaman, Komandan Kodim menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dan ikut serta menyukseskan kegatan. “Saya ucapkan terima kasih kepada UPT KLHK Provinsi NTB, ITDC serta warga masyarakat yang telah bersinergi dalam menjalankaan tugas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru