Kosabangsa 2025 Dorong Transformasi Ekonomi Desa Kayangan Lewat Teknologi dan Digitalisasi

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara — Program Kosabangsa 2025 yang dilaksanakan oleh Universitas Bumigora bersama Universitas Mahasaraswati Denpasar membawa dampak nyata bagi peningkatan ekonomi Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Melalui inovasi teknologi pangan dan penguatan pariwisata berbasis digital, dua kelompok mitra KWT ITB Asri dan Pokdarwis Kayangan Genem mengalami peningkatan kapasitas yang signifikan.

Di sektor pangan, KWT ITB Asri berhasil meningkatkan produksi singkong melalui penerapan teknologi seperti mesin pengering, mesin pengayak, mesin pencacah, mesin sealer, mesin peras, panci fermentasi, timbangan , pengukur kadar air, serta penggunaan greenhouse . Dukungan ini memungkinkan kelompok menghasilkan empat produk baru tepung Mocaf, keripik aneka rasa, donat singkong, dan brownies singkong sehingga meningkatkan produktivitas hingga 50 %. Teknologi solar dryer juga mempercepat proses pengeringan menjadi 2–4 hari, sekaligus menjaga kualitas produk.

Baca Juga :  Dukung Kesuksesan WWF di Bali, Komunitas Pelaku Wisata Gili Matra Gelar Deklarasi

Sementara itu, Pokdarwis Kayangan Genem diperkuat melalui pelatihan manajemen pariwisata, hospitality, guiding, dan pemasaran digital. Lebih dari 80 % peserta kini mampu melayani wisatawan menggunakan bahasa asing sederhana. Pokdarwis juga dibekali sistem informasi pariwisata digital yang memudahkan pencatatan pengunjung dan promosi destinasi seperti Pantai Beraringan dan Kampung Anggur.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja keras Tim Pelaksana Universitas Bumigora, yang terdiri dari Abdul Muhid, Rifqi Hammad dan Muhammad Zulfikri. Mereka didukung oleh Tim Pendamping Universitas Mahasaraswati Denpasar, yaitu Nyoman Yudiarini, Ida Ayu Made Dwi Susanti, Cokorda Javandira. Kolaborasi kedua perguruan tinggi ini memastikan proses pendampingan berjalan intensif, mulai dari penguatan produksi, penerapan teknologi, legalitas produk, hingga pengembangan pariwisata desa yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Sukseskan WWF di Bali, Pemuda Lombok Siap Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif

Dengan pendekatan teknologi dan pemberdayaan masyarakat, Kosabangsa 2025 memperkuat posisi Desa Kayangan sebagai desa wisata dan pusat hilirisasi pangan lokal. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi dapat membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mengakselerasi kemandirian desa.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB