KPU Lombok Tengah Terima Kirab Pemilu 2024

- Jurnalis

Rabu, 21 Juni 2023 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Temgah – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah menerima Bendera Kirab Pemilu 2024 yang diarak dari KPU Lombok Timur pada, Selasa 20 juni 2023.

Penyerahan Kirab Pemilu 2024 dengan penyerahan bendera Merah Putih dan Bendera KPU oleh Ketua KPU Lotim , ke Ketua KPU Loteng

KPU Lombok Tengah akan menggelar Kirab Pemilu 2024 selama lima hari, mulai dari tanggal 20 sampai 25 Juni 2023 dengan berbagai agenda.

Ketua KPU Loteng, Lalu Darmawan mengatakan setelah menerima bendera kirab bendera peserta pemilu itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dengan membawa belasan bendera partai politik peserta pemilu 2024.

“Kirab Pemilu ini akan kita lakukan selama lima hari dengan mengelilingi beberapa titik mulai dari hari ini sampai 25 Juni,” terangnya.

Baca Juga :  Ketua IJTI NTB Sayangkan 'Arogansi' oknum Panitia acara Kopdarwil PSI NTB yang mengusir Wartawan

Dijelaskan, Kirab Bendera ini adalah salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat dan memberikan pendidikan politik bagi pemilih secara langsung.

“Ini juga salah satu cara untuk memberikan pendidikan politik secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Kirab Bendera tersebut akan diikuti oleh penyelenggara pemilu dan partai politik peserta pemilu dengan berkeliling melalui jalan protokol dan lokasi yang telah ditentukan.

“Ini dimulai dari kantor KPU kemudian diarak keliling. Setelah dari Loteng kirab ini akan diserahkan ke KPU Lombok Utara,” imbuhnya.

Dikatakan, dengan kirab ini diharapkan tingkat partisipasi pemilih semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya tentunya bagi yang sudah terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk datang ke TPS pada 14 Februari 2024 mendatang.

Baca Juga :  Kapten Heri Susanto Tutup Pengabdiannya Selama 38 Tahun Di TNI, Ini Pesan Dandim Loteng

“Tujuannya bagaimana masyarakat yang telah tercatat sebagai pemilih bisa datang ke TPS di hari pemungutan suara,” tandasnya

Ketua KPU NTB Suhardi Soud dalam sambutannya meminta kepada PPK dan PPS untuk terus semangat.

“Tanpa PPK dan PPS kami tidak berarti, karena ujung tombak Pemilu ada di PPK dan PPS,” katanya.

Ia menjelaskan, Kirab Pemilu 2024 ini dihadirkan oleh KPU RI, karena dianggap sarana integrasi bangsa.

Menurutnya, Kirab Pemilu 2024 dilakukan karena Indonesia sangat luas, beragam dan beraneka maka setiap perjalanan kirab pasti ada cerita dan setiap cerita pasti ada nilai.

“Kirab Pemilu 2024 dilakukan di NTB selama 22 hari, dimulai dari Bima, Dompu, Sumbawa, KSB, Lombok Timur. Kirab Pemilu 2024 ni dilakukan sebagai semangat Pemilu untuk diketahui publik,” jelasnya.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru