Meneguhkan Standar Integritas, ITDC Pertahankan Sertifikasi SNI ISO 37001:2016

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Sejak tahun 2020, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), telah menerima sertifikasi sebagai perusahaan yang menerapkan SNI ISO 37001: 2016, tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Proses ini telah melalui sertifikasi dan penilaian kesesuaian dari Lembaga Sertifikasi yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Siklus sertifikasi ISO ini berlaku selama 3 tahun, dan pada tahun 2024 ini, ITDC telah melaksanakan Audit Resertifikasi (Sertifikasi Ulang) pada tanggal 19-20 Februari 2024 dan meraih sertifikasi ISO  37001: 2016 pada 26 Februari 2024 .

ITDC terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan peningkatan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan menurunnya temuan atau rekomendasi perbaikan baik dari internal maupun eksternal auditor SMAP selama 1 siklus Sertifikasi SMAP.

Baca Juga :  Sinyal Kuat Koalisi di Pilbup Lotim, Haerul Warisin Bertemu Ketua PDIP NTB

Dalam rangkaian kegiatan Resertifikasi ini, ITDC telah melakukan berbagai langkah seperti, Training SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada tanggal 23 Januari 2024, Training ISO 19011:2018 Audit Sistem Manajemen pada 29 Januari 2024, Review Kebijakan, Pedoman, Komitmen, dan Dokumen SMAP ITDC, melakukan sosialisasi SMAP kepada internal dan pihak eksternal ITDC, Survei Indeks Persepsi Pemahaman SMAP, serta melakukan Audit internal yang telah dilaksanakan pada tanggal 7-15 Februari 2024, dan telah melakukan Tinjauan kepada Manajemen Puncak, Fungsi Kepatuhan serta Dewan Pengarah.

Direktur Human Capital & Legal Compliance, Wenda Ramadya Nabiel mengatakan, “Tujuan dilaksanakannya Resertifikasi SNI ISO 37001:2016 ini adalah untuk memastikan ITDC tetap konsisten terhadap kebijakan, tujuan dan sasaran anti penyuapan sesuai standar SNI ISO 37001:2016 SMAP, serta menjaga kepercayaan publik dan stakeholders terhadap pelayanan ITDC yang transparan, kredibel, akuntabel, dan bebas dari korupsi.”

Baca Juga :  Perjuangkan Reformasi Hukum Ketenagakerjaan, Serikat Pekerja Nasional Nyatakan Dukung Ganjar Presiden 2024

Manajemen ITDC berkomitmen untuk menjalankan prinsip zero tolerance terhadap tindakan yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi nilai integritas dan berpegang teguh pada pedoman Good Corporate Governance (GCG), Board Manual, Pedoman Etika Usaha, dan Tata Perilaku Perusahaan serta Prinsip 4 NO’S, yaitu “NO BRIBERY, NO KICKBACK, NO GIFT, dan NO LUXURIES HOSPITALITY.

“Harapan kami dengan telah diselesaikannya Audit Resertifikasi penerapan ISO 37001:2016 SMAP di ITDC, dapat menurunkan risiko penyuapan, terus meningkatkan program kepatuhan atau SMAP dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mendeteksi penyuapan. Hal ini menjadi komitmen terhadap keunggulan operasional, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap ITDC, sebagai entitas yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika dan transparansi, tutup Wenda.”

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru