Penumpang Di Bandara Lombok Menigkat 72 Persen

- Jurnalis

Selasa, 5 Januari 2021 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Jumlah pergerakan penumpang di Bandara Lombok pada Triwulan IV 2020 mengalami peningkatan yang sangat positif, yaitu tumbuh sampai 72 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yaitu dari 204.632 penumpang pada Juli-September 2020 menjadi 351.833 penumpang pada kurun waktu Oktober-Desember 2020.

“Pergerakan pesawat dan kargo juga menunjukkan tren yang sangat positif pada tiga bulan terakhir di tahun 2020. Pergerakan pesawat naik 52,6 persen, dari 2.904 pergerakan menjadi 4.434 pergerakan, sementara kargo meningkat 25,8 persen, dari 2,1 juta kilogram menjadi 2,7 juta kilogram kargo di Triwulan IV 2020,” ujar Nugroho Jati, General Manager PT Angkasa Pura I Lombok.

Menurut Jati, tren positif lalu lintas angkutan udara ini sebenarnya mulai tampak sejak Juli 2020. “Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara setelah sebelumnya industri aviasi sempat lesu akibat pandemi Covid-19. Bahkan pertumbuhan ini tetap terjadi pada Desember 2020 lalu meski terdapat kebijakan pengetatan kembali dalam hal persyaratan melakukan perjalanan udara lewat terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020,” terang Jati.

Namun demikian, jumlah pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo sepanjang tahun 2020 masih jauh di bawah angka tahun 2019 lalu. “Tahun 2019 lalu, Bandara Lombok melayani total 2,9 juta penumpang sementara tahun 2020 hanya 1,28 juta penumpang, atau turun 55,8 persen,” Jati menambahkan.

Penurunan juga terjadi pada pergerakan pesawat dan kargo, dimana masing-masing turun 48,7 persen dan 20,2 persen. Jika tahun 2019 terdapat 28.578 pergerakan pesawat dan kargo sebanyak 9,3 juta kilogram, di tahun 2020 hanya ada 14.639 pergerakan pesawat dan 7,4 juta kilogram kargo.

Baca Juga :  Sambut MotoGP Mandalika 2024, Karang Taruna Kecamatan Pujut Gelar Diskusi Publik

Meskipun terdapat penurunan pergerakan penumpang maupun pesawat selama 2020 dibandingkan dengan tahun 2019, hal tersebut tidak mengurangi komitmen PT Angkasa Pura I (Persero) – Lombok dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara. “Alhamdulillah sepanjang tahun 2020 tidak ada kejadian luar biasa di Bandara Lombok. Kami berhasil mencatatkan zero accident operasional penerbangan. Hal ini dapat tercapai berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak dan stakeholder terkait dalam menjaga operasional bandara ini,” Jati menegaskan.

Libur Natal dan Tahun Baru 2021
Selama penyelenggaraan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 yang digelar sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 kemarin, Bandara Lombok tercatat melayani 80.080 penumpang atau turun 56 persen dibandingkan dengan periode Nataru 2020 dengan 182.046 penumpang. Sedangkan pergerakan pesawat turun 37 persen, dimana tahun lalu ada 1.533 pergerakan menjadi hanya 961 pergerakan pesawat di tahun ini. “Namun yang menggembirakan, kargo justru meningkat cukup signifikan dengan tumbuh 42 persen, yaitu dari 359 ribu kilogram pada periode Nataru 2020 lalu menjadi 512 ribu kilogram tahun ini,” kata Jati lagi.

 

Puncak arus penumpang yang tiba di Bandara Lombok pada masa libur Nataru 2021 terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020 dengan 5.496 penumpang. Rinciannya, 3.062 penumpang tiba dan 2.434 penumpang berangkat. Sedangkan puncak arus penumpang yang berangkat dari Bandara Lombok terjadi pada Minggu, 3 Januari 2021, dengan 2.091 penumpang berangkat dan 2.264 penumpang tiba, atau total sebanyak 5.165 penumpang.

Baca Juga :  Tunjang Efektivitas Kinerja, Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Uji Sampling Grand Design

Sementara untuk Layanan Rapid Test di Bandara Lombok Untuk memudahkan calon penumpang pesawat udara, Bandara Lombok juga telah menyediakan fasilitas layanan rapid test, baik antibodi maupun rapid test antigen. Layanan yang terletak di area parkir mobil sebelah barat ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 WITA hingga 16.00 WITA. Tarifnya, Rp85.000,- untuk rapid test antibodi dan Rp170.000,- untuk rapid test antigen.

Saat ini hasil uji rapid test antibodi maupun rapid test antigen menjadi salah satu dokumen yang harus dipenuhi oleh calon penumpang pesawat udara sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 serta Surat Edaran Menteri Perhubungan RI Nomor 22 Tahun 2020. Keberaaan fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan calon penumpang di Bandara Lombok dalam melengkapi persyaratan dokumen perjalanan udara.

“Kami selaku pengelola bandara juga senantiasa terus menerapkan protokol kesehatan dan prosedur pelayanan dalam masa adaptasi kebiasaan baru di Bandara Lombok. Dukungan dan peran serta semua pihak diperlukan agar tercipta penerbangan yang selamat, aman, dan sehat.”

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru