Sejarah Baru, Sirkuit Mandalika Sukses Gelar Ajang Balap Roda Empat Internasional GT World Challenge Asia 2025

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Pertamina Mandalika International Circuit yang menjadi ikon kawasan The Mandalika, kembali mencatat sejarah melalui suksesnya penyelenggaraan ajang balap mobil internasional GT World Challenge Asia 2025 pada 9-11 Mei 2025. Ajang balap roda empat internasional pertama di Indonesia ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi perkembangan dunia motorsport tanah air, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal dan sektor pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi memukau dari 68 pembalap internasional yang berlaga dengan 34 mobil supercar dari 21 negara, berhasil menarik perhatian ribuan penonton untuk menyaksikan langsung jalannya balapan di Pertamina Mandalika International Circuit. Antusiasme penonton yang membeli tiket tidak hanya datang dari masyarakat lokal di wilayah NTB, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia, dan mancanegara. Selama tiga hari penyelenggaraan, Mandalika Grand Prix of Association (MGPA) mencatat jumlah penonton mencapai lebih dari 9.000 orang.

Kehadiran Kehadiran tim balap serta ribuan penonton pada ajang GT World Challenge Asia 2025 turut mendorong peningkatan signifikan pada tingkat okupansi hotel dan berbagai jenis akomodasi di wilayah Lombok Tengah.

Sebanyak 34 tim balap internasional, yang datang bersama kru teknis, mekanik, dan ofisial, termasuk dari pihak penyelenggara SRO Motorsport Group, membawa ratusan orang ke The Mandalika. Jumlah tersebut menjadi salah satu indikator utama yang menunjukkan dampak langsung event ini terhadap sektor akomodasi dan pariwisata lokal.

“Keberhasilan ajang balap roda empat internasional pertama di Sirkuit Mandalika ini tentu saja dapat terealisasi karena dukungan dan kolaborasi oleh seluruh pihak. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholders dan masyarakat yang telah bersama menyukseskan event GT World Challenge Asia 2025. Event ini tentu menjadi kesempatan yang luar biasa bagi Indonesia di kancah internasional sekaligus memperkuat kawasan The Mandalika menjadi destinasi pariwisata sports and entertainment yang membawa dampak besar bagi perekonomian nasional. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi yang kuat antara InJourney sebagai induk holding, ITDC, MGPA dan seluruh ekosistem di InJourney Group,” tutur Direktur Utama InJourney, Maya Watono.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Waktu Subuh, Bupati Fauzan Jadi Imam di Masjid Nurul Iman Bengkaung Lauq

“Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2025 tidak hanya menghadirkan semangat sport tourism di The Mandalika, tetapi juga membuktikan bahwa event berskala internasional memiliki daya tarik yang kuat bagi investor global. Momentum ini kami manfaatkan dengan baik melalui penandatanganan Land Utilization Development Agreement (LUDA) dengan Absolute Racing, investor asal Singapura, untuk pengembangan proyek Common Luxury Garage & Workshop di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit.”
“Ini adalah sinyal positif bahwa The Mandalika telah berada di radar investor asing, khususnya yang bergerak di industri motorsport, pariwisata, dan fasilitas pendukung kawasan. Kami di ITDC membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor lainnya untuk ikut melengkapi ekosistem The Mandalika sebagai destinasi sport tourism premium berstandar internasional,” imbuh Troy Warokka, Direktur Komersial ITDC

Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengungkapkan bahwa kehadiran GT World Challenge Asia 2025 menjadi bukti nyata dari keseriusan MGPA dalam membangun positioning Pertamina Mandalika International Circuit, di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah sebagai destinasi motorsport unggulan.
“GT World Challenge Asia 2025 merupakan event internasional perdana yang hadir di Indonesia tahun ini. Segala persiapan yang kami lakukan sejak tahun lalu, mulai dari kesiapan sirkuit, peningkatan fasilitas pendukung sirkuit, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.”

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan event ini berdampak langsung pada perekonomian daerah, khususnya di NTB. Peningkatan tingkat hunian hotel, lonjakan jumlah kunjungan wisatawan, hingga menggeliatnya sektor kuliner, dan UMKM di sekitar kawasan The Mandalika, menjadi indikator yang jelas dari multiplier effect yang dihasilkan. “Antusias penonton sangat tinggi. Selama tiga hari event, lebih dari 9.000 orang hadir langsung ke sirkuit. Kami juga mengintegrasikan balap dengan hiburan lokal melalui penyelenggaraan Mandalika Festival of Speed (MFoS), yang melibatkan pembalap-pembalap lokal. ini menjadi magnet tambahan yang berhasil menarik minat masyarakat,” lanjut Priandhi.

Baca Juga :  Sebelum Beraksi di Sirkuit Mandalika, Pembalap MotoGP Akan Parade Di Kota Mataram

Melalui pendekatan sport tourism yang inklusif, MGPA bertekad menjadikan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai rumah bagi event-event otomotif kelas dunia, sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dari sisi ketenagakerjaan, lebih dari 500 tenaga lokal dari NTB turut dilibatkan sebagai bagian dari operasional dan teknis acara. Mereka bertugas di berbagai divisi, antara lain Volunteer & Support Crew, Marshal & Logistic Marshal, Cleaning Service & Waste Management, Crowd Control & Usher, Media Center, Helpdesk, Runner, Registrasi & Komersial, dan Medical Support & Merchandise. Sebelum bertugas, para tenaga kerja ini telah melalui pelatihan intensif yang diselenggarakan MGPA untuk memastikan kesiapan mereka mendukung penyelenggaraan motorsport kelas dunia.

“Kami melibatkan tenaga kerja lokal untuk ikut menjadi bagian dari ajang internasional ini. Kami ingin keberadaan Sirkuit Mandalika dapat membawa dampak ganda, mulai dari exposure internasional, peningkatan wisatawan, penguatan UMKM, hingga dapat menciptakan lapangan kerja,” tutup Maya Watono.

Keberhasilan GT World Challenge Asia 2025 di The Mandalika menjadi tonggak penting dalam positioning Indonesia sebagai destinasi motorsport unggulan di Asia. MGPA dan ITDC menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang, kolaborasi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat lokal, penyelenggaraan event kelas dunia dapat membawa dampak berkelanjutan bagi daerah NTB.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru