Soal Cagub, Bupati Tegaskan Lombok Tengah Harus Kompak dan Satu

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Derasnya pemberitaan tentang isu Bupati Lombok Tengah H.L.Parhul Bahri akan maju menjadi Calon Gubernur NTB November 2024 mendatang membuat masyarakat Lombok Tengah galau lantaran Bupati dan Wakil Bupati masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Lombok Tengah. “Kami mendengar dan membaca di media massa, di Media sosial bahwa pak Bupati ingin maju menjadi Calon Gubernur NTB, kami siap dukung akan tetapi kami masih sangat membutuhkan kepeminan beliau berdua” kata Camat Praya Murnihati dalam pidatonya saat safari Ramadhan yang dilakukan di eks Kantor Bupati Lombok Tengah Rabu 20/3/2024.

Menurut Camat Praya, sosok Pathul Nursiah terbukti telah mampu merubah Kabupaten Lombok Tengah menjadi daerah yang maju. “Keduanya adalah putra terbaik yang dimiliki Pemkab Lombok Tengah, kami masih butuhkan beliau” jelasnya.

Baca Juga :  Wujud Dukungan Perhelatan MotoGP, Poltekpar Lombok Gelar Bimtek Kepariwisataan Bagi TNI/Polri dan Media

Camat kemudian menanyakan kepada audiens peserta safari Ramadhan yang terdiri dari seluruh Kepala Dinas, Pejabat Eselon III, anggota Forkopimda, Forkopimca, dan Kepala Desa dan perangkatnya apakah setuju Bupati dan Wabup bertahan di Kabupaten Lombok Tengah ? Dijawab setuju secara serentak.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri menjawab tidak secara eksplisit maju menjadi Calon Gubernur. Bupati menganalogikan dengan anak yang ingin pergi mondok. “Kalau ada yang ingin mondok, jangan di tahan, biarkan saja, silahkan diartikan sendiri” ungkapnya.

Terkait dengan hal itu Bupati menegaskan Lombok Tengah memiliki kader kader terbaik untuk maju menjadi Gubernur hanya saja harus kompak dan harus satu. Ingat masyarakat Lombok Tengah tidak kalah sumberdaya dengan daerah lain, Ingat Bima sudah pernah menjadi Gubernur, Sumbawa, Lombok Timur, Mataram maka Kabupaten Lombok Tengah kapan. Bagi Pathul siapapun yang menjadi Gubernur maka harus satu orang, maka Lombok Tengah akan bisa mewujudkan harapannya.

Baca Juga :  Berakhir, Bupati Lepas Peserta Latsitarda Kembali Ke Kampus

“Kita ini pintar pintar, hebat hebat tetapi karena kita tidak kompak maka tidak akan pernah bisa terwujud” tegasnya.

Untuk itu apapun keinginan masyarakat maka kuncinya adalah kompak dan bersatu. “Saya tidak akan pernah iri sama siapapun, yang penting satu dan kompak” tutupnya.

Sebelumnya juga Bupati sampaikan soal persatuan dan kesatuan di sejumlah tempat dia menghadiri Safari Ramadhan jika menginginkan sesuatu meskipun seluruh Kepala Desa dan aparatur desa menyatakan dukungan soal dirinya maju di Pilgub.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru