Babinsa Bersama BKSDA NTB Antisipasi Kemunculan Buaya Muara Di Bangket Parak

- Jurnalis

Selasa, 27 Desember 2022 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah -Babinsa Koramil 1620-02/Pujut Sertu Ahmad Arifin bersama Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) NTB melakukkan langkah antisipasi dan himbau warga atas kemunculan seekor Buaya Muara berukuran besar di sungai Tarung arung Desa Bangket Parak kecamatan Pujut Lombok Tengah.

Kemunculan buaya muara warga Lombok Tengah dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya di Desa Bangket Parak Lombok Tengah, Senin (26/12/2022).

Kemunculan buaya itu terjadi usai hujan deras mengguyur Lombok Tengah tiga hari berturut-turut.

Tak pelak kemunculan buaya tersebut menjadi tontonan warga yang penasaran

“kemunculan buaya ini bisa terjadi kapan saja dan munculnya pun di tempat yang berbeda beda di sungai ini,” ujar Serda Ahmad Arifin saat memantau sungai Tarung arung, Selasa (27/12/22).

Baca Juga :  Prihatin Anak Kelas 3 SD Putus Sekolah, Polsek Pujut Upayakan Masuk Pesantren

Menurutnya, kemunculan seekor buaya yang sempat menghebohkan warga Bangket Parak dan sempat viral di media sosial tersebut, terjadi setahun sekali pada saat musim hujan dan sempat pada tahun 2016 buaya tersebut juga muncul di tempat yang sama.

“Namun kali ini adalah kemunculannya yang kedua setelah kurun waktu tiga tahun terakhir setelah tahun 2019 buaya tersebut tidak pernah muncul” kata Arifin.

Baca Juga :  Gubernur NTB: Ramah Investasi, Kepentingan Masyarakat Tetap Utama

Selain itu, sebagai langkah antisipasi kemunculan seekor buaya di sungai Tarung arung, Babinsa bersama BKSDA NTB warga setempat akan mengambil langkah Preventif atau pencegahan untuk melakukkan pemasangan plang plang himbauan untuk masyarakat di titik titik dimana buaya tersebut sering menampakkan diri agar warga tidak mendekat ke lokasi tersebut.

“Hal ini kami lakukkan demi keamanan warga agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan yang dapat membahayakan warga, karena kita tidak bisa prediksi kapan dan dimana lokasi buaya ini akan muncul di sungai ini,” tegas Ahmad Arifin.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru