ITDC Salurkan Bantuan Untuk Program Pencegahan Stunting di Desa Mertak  

- Jurnalis

Sabtu, 1 April 2023 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah– PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menyalurkan bantuan untuk program pencegahan stunting di Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah.

Bantuan yang diberikan pada program pencegahan stunting ini berupa pemberian 600 telur ayam.

Bantuan untuk program pencegahan stunting yang diserahkan langsung oleh General Manager The Mandalika Molin Duwanno, bersama Ketua Kelompok Kerja (POKJA) Advokasi dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  (BKKBN) Provinsi NTB, Drs. Samaan, M.Si.

General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengungkapkan, “Program ini merupakan pilot project kolaborasi antara ITDC dengan BKKBN Provinsi NTB.

Dengan memberikan makanan tambahan mengandung protein hewani yang merupakan rekomendasi dari BKKBN Provinsi NTB.

“sebagai langkah pencegahan stunting di desa penyangga KEK Mandalika.”ucapnya.

Baca Juga :  NTB Jadi Role Mode Masalah Penyelesaian Aset

Program ini merupakan kolaborasi antara ITDC dengan BKKBN Provinsi NTB, dimana BKKBN Provinsi NTB memberikan pendampingan dan penyuluhan terhadap ibu dengan kondisi anak rawan stunting.

BKKBN Provinsi NTB juga melakukan sosialisasi mengenai pengolahan protein hewani yang sehat untuk diberikan kepada anak-anak dengan kategori berat badan di bawah normal (underweight).

Angka keluarga berpotensi risiko stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2021 atas data dari BKKBN Provinsi NTB menunjukkan angka yang sangat tinggi yaitu sebanyak 557.301 keluarga.

Berdasarkan jumlah tersebut, Kabupaten Lombok Tengah menempati peringkat ke-2 untuk jumlah keluarga berpotensi risiko Stunting di NTB pada angka 111.407 keluarga.

“Seperti yang kita ketahui, Kecamatan Pujut merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah balita dengan potensi stunting di Indonesia. Desa Mertak memiliki jumlah balita berisiko stunting paling tinggi yaitu sebesar 383 anak untuk tahun 2023.” ujar Molin.

Baca Juga :  Polisi Jadi Pemulung, Demi Wujudkan Lingkungan Bersih, Asri & Sehat

Ke depannya, ITDC dan BKKBN Provinsi NTB akan memonitoring perkembangan anak-anak yang rawan stunting.

Dengan melakukan penimbangan dan evaluasi dengan memperhatikan kenaikan berat badan setelah pemberian telur setiap 2 minggu sekali selama 3 bulan.

Bantuan ini merupakan wujud dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC terhadap perbaikan gizi anak-anak di desa penyangga kawasan The Mandalika.

“Kedepannya pilot project ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk institusi atau BUMN lain dapat melakukan kegiatan serupa khususnya pada isu stunting.” tutup Molin.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru