Tim Peneliti NIID Jepang dan FK Unram Kunjungi RSUD Praya

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Rumah Sakit Umum Daerah Praya Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan cara meningkatkan sumberdaya dan teknologi untuk RSUD Praya. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas klinik laboratorium mikrobiologi RSUD Praya.

Atas dasar itu tim riset kolaborasi Tricycle ESBL-Ec melakukan Riset di RSUD Praya. Riset ini merupakan kerjasama antara FK Universitas Mataram dengan AMR Research Center NIID (Lembaga Penelitian Nasional) Tokyo Jepang.

Sebelumnya telah berlangsung pelatihan pemeriksaan sample penelitia dari tanggal 8-13 Juli 2023 di laboratorium FK Unram, dengan tim pelatih antara lain adalah Sizuo Kayama, Ph.D, Liansheng Yu, Ph.D. dan Wataru Hayashi, Ph.D.

Baca Juga :  Menparekraf Tinjau Lokasi Penlok 2 The Mandalika

Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah mengatakan, kunjungan tim tersebut karena sebagai Rumah Sakit memiliki layanan mikrobiologi klinik,” tim peneliti menyempatkan diri berkunjung ke laboratorium mikrobiologi klinik RSUD Praya, dimana penanggung jawab laboratoriun mikrobiologi dr. Dewi Prepti Anggriyani, SpMK merupakan salah satu kolaborator dalam penelitian ini” kata Mamang.

Ketua tim peneliti tricycle FK Unram Dr. dr. E. Hagni Wardoyo, Sp.MK(K) turut hadir dalam kunjungan ini. Dia menyebutkan NIID sebagai collaborating partner WHO memiliki tanggungjawab dalam mendukung pelaksanaan riset OneHealth dalam hal ini tricycle ESBL-Ec di Asia Pasifik, dimana Indonesia, Vietnam dan Malaysia sebagai negara pioneer riset kolaborasi ini.

Baca Juga :  Rayakan HADI NW Ke 68, Wapres RI Apresiasi NW Atas Dedikasinya Bersinergi Dengan Pemerintah Dan Pemangku Kepentingan Dalam Membangun Negri

Program riset kolaborasi ini akan berlangsung dalam 3 tahun kedepan. Harapannya adalah melalui riset ini dapat dikembangkan kebijakan pengendalian resistensi antimikroba di komunitas manusia, peternakan dan pertanian dan juga rumah sakit.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru