Mewujudkan Generasi Sehat, ITDC Luncurkan Program Pencegahan Stunting Di Desa Penyangga Mandalika

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2024 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Dalam upaya mewujudkan generasi sehat, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC meluncurkan program pencegahan stunting di Desa Prabu Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa, (10/9).

Program pencegahan stunting ini merupakan program kedua yang dilakukan ITDC setelah sebelumnya dilakukan di Desa Mertak pada tahun 2023 dengan melibatkan 10 anak. Tahun ini, program pencegahan stunting menyasar 32 anak di Desa Prabu, yang terdiri dari 10 anak dalam kategori Wasting dan 22 anak kategori Stunting. Selama 56 hari ke depan, anak-anak tersebut akan mendapatkan makanan tambahan padat gizi setiap hari.

Selain bantuan makanan, program ini juga berfokus pada edukasi kesehatan bagi para orang tua, untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola makan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, program ini menyertakan demo memasak untuk meningkatkan keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak mereka.

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2023, terdapat 1.680 anak berisiko stunting di kecamatan Pujut, dengan 698 diantaranya berasal dari desa-desa penyangga kawasan The Mandalika, termasuk Desa Prabu. Menyadari hal tersebut, ITDC berkomitmen memberikan dampak positif nyata dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga :  Polres Loteng Tangkap Pelaku Curas Alfamart

Dalam pelaksanaan program ini, ITDC menggandeng sejumlah mitra penting, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Desa Prabu, Puskesmas Kuta, serta Indonesia Chef Association Provinsi NTB. Salah satu yang menarik dari program ini adalah keterlibatan Chef Anton Sugiono, Duta Pencegahan Stunting Provinsi NTB, yang memberikan edukasi memasak makanan sehat dan padat gizi, berkoordinasi dengan ahli gizi dari Puskesmas Kuta.

Corporate Secretary Group Head ITDC Million Sekarsari menyatakan, Kami percaya bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan yang ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan. ITDC berkomitmen mendukung pencegahan stunting melalui program yang tidak hanya fokus pada bantuan makanan tambahan, tetapi juga memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Dengan program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka stunting di desa-desa penyangga kawasan The Mandalika, seperti Desa Prabu.”kata Million.

Ia menegaskan sejak tahun 2023, ITDC telah secara aktif menjalankan program-program sosial yang berfokus pada kesehatan masyarakat. Salah satunya di Desa Mertak, 6 dari 10 anak yang menerima bantuan menunjukkan peningkatan kesehatan dan terbebas dari status underweight.

Baca Juga :  Semua Logistik MotoGP Telah Tiba, IAS Menanganinya Dengan Baik Hingga Tuntas

Melanjutkan upaya tersebut, tahun ini ITDC meluncurkan program pencegahan stunting di Desa Prabu, dengan harapan memberikan dampak positif yang serupa.

“Program ini juga dilengkapi dengan edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya gizi dan kesehatan anak-anak,”ucapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama katua tim penggerak PKK Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Nurulaini Pathul Bahri, mengapreaiasi kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini di harapkan bisa menurunkan angka stunting di Lombok Tengah.

“Program-program ini di harapkan bisa berkelanjutan, untuk menunrunkan angka stinting do Kabupaten Lombok Tengah,”kata Baiq Nurulaini.

Lebih alnjut ia mengatakan Pemerintah daerah tetap berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk Pemrintah Desa, dengan melaksanakan berbagai program, pemberian makan tambahan dan edukasi kepada masyarakat makanan bergizi bagi anak.

“Untuk angka stunting di kabupan Lombok Tengah tahun ini menurun dari tahun sebelumnya 14 persen, tahun ini 10 persen, atau di bawah target Nasional,”katanya.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru