L Fathul Kasturi, Menghimbau Masyarakat Mengunakan Pupuk Non subsidi

- Jurnalis

Rabu, 6 Januari 2021 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Keluhan ketersediaan pupuk mulai dikeluhkan oleh masyarakat petani di berbagai tempat di Kabupaten Lombok Timur. Pasalnya, akhir-akhir ini, ketersediaan pupuk sudah terhitung langka.
Kepala Bidang PSP, Dinas Pertanian Lombok Timur, L Fathul Kasturi mengungkapkan, ketersediaan pupuk di wilayah Lotim sebetulnya masih normal. Namun, pupuk yang dimaksud ialah pupuk non subsidi. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat menggunakan pupuk non subsidi sementara menunggu alokasi subsidi dari Kementrian Pertanian RI.

Baca Juga :  Front Nelayan dan Masyarakat Pesisir Tanjung Luar Lombok Timur deklarasi dukung dan siap Menangkan Ganjar Mahfud MD

“Tidak ada istilah pupuk langka. Pupuk ini ada dua jenis, ada subsidi dan non subsidi. Sehingga petani kita dapat menggunakan pupuk non subsidi dulu,” ucapnya.

Untuk tahun ini, lanjutnya, pemerintah bakal memanfaatkan kartu tani untuk memaksimalkan kebutuhan pupuk para petani. Pada kartu tersebut nantinya akan berisi biodata petani hingga luas lahan dan jumlah pupuk yang dibutuhkan disesuaikan.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Serahkan Motor Dinas Untuk Bidan Desa

Hal itu dinilai paling efektif untuk menormalkan permintaan pupuk oleh petani.

Saat ini, petani yang telah terdaftar dalam kartu tani ditaksir baru mencapai 800 orang yang selanjutnya diakomodir oleh pihak Bank BNI. Dimana dalam hal ini Dinas Pertanian hanya membantu memverifikasi data saja.

Ia berharap dengan adanya kartu tani ini dapat membantu menormalkan kebutuhan pupuk petani di Lombok Timur.(red)

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru