Taat Pajak, Realisasi PAD NTB 2020 Meningkat

- Jurnalis

Kamis, 14 Januari 2021 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTB dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 meningkat jika dibandingkan dengan realisasi PAD pada tahun 2019.

Tahun lalu capaian realisasi PAD sebesar Rp 1,807 triliun meningkat menjadi Rp 1,816 trilun. Salah satu indikator capaian PAD tersebut adalah meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama tahun 2020.

“Untuk itu, kami menguncapkan terima kasih kepada masyarakat NTB atas kepatuhan dan kesadaran membayar pajak. Kami juga menghimbau agar tetap patuh menunaikan kewajiban pajaknya,” hal itu diungkap Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., saat konferensi pers di aula kantornya, Rabu (13/01/20).

Ia menjelaskan, pajak daerah memiliki potensi yang besar terhadap kontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Pemberlakuan pajak daerah inilah yang membuat PAD masih meningkat meski di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Produk UMKM NTB Ikut Ramaikan G20

Adapun untuk item pajak daerah diantaranya, pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan dan pajak rokok.

“Sehingga total keseluruhan realisasi pajak daerah mencapai 96,62 persen tahun 2020,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, kebijakan refocusing  APBD untuk mengatasi pandemi covid-19 ditempuh dengan melakukan revisi dan perubahan anggaran berulang kali. Pada APBD murni ditetapkan sebesar Rp 5,6 trilyun semula dalam perubahan APBD disesuikan menjadi Rp 5,3 trilyun meningkat kembali menjadi Rp 5,4 trilyun berdasarkan revisi penjabaran APBD pada akhir Desember 2020.

Dikatakan Iswandi, realisasinya berdasarkan target murni mencapai 91,23 persen (5,174 trilyun) atau 97,03 persen jika dibandingkan dengan target perubahan APBD. Terakhir mencapai sekitar 95,73 persen berdasarkan target revisi penjabaran APBD. Realisasi tersebut sesuai dengan perhitungan dan proyeksi yang telah ditetapkan secara obyektif sesuai kondisi dan situasi yang ada.

Baca Juga :  Kemenkumham NTB Dampingi Masyarakat Pemohon Pendaftaran Kekayaan Intelektual

“Capaian itu, sangat menggembirakan karena kita mampu menahan laju penurunan penerimaan daerah yang sangat drastis yang diperkirakan akan mencapai sepuluh persen hingga menjadi hanya kurang 4,5 persen,” lanjutnya.

Artinya berbagai langkah dan strategi untuk tetap menjaga kapasitas fiskal dimasa pandemi tetap baik. Hal ini terbukti dengan masih meningkatnya realisasi penerimaan PAD Provinsi NTB selama masa pandemi meningkat dibanding realisasi tahun lalu. Capaian PAD yang masih meningkat pada tahun 2020 menjadi modal dan motivasi yang kuat bagi Bappenda yang bertugas menghimpun PAD untuk dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan pada APBD 2021.

Seluruh potensi PAD akan terus diintensifkan dan dilakukan ekstensifikasi untuk melakukan percepatan pemulihan penerimaan pendapatan daerah menuju indeks fiskal sedang pada tahun 2023.

“Sebab hanya dengan tersedianya kemampuan fiskal yang terus meningkat, maka visi NTB gemilang dapat diwujudkan,” pungkas Iswandi.(red)

Berita Terkait

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran
Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut
MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Meriah dan Penuh Keakraban, Kecamatan Pringgarata Gelar Gala Dinner Pembubaran Panitia dan Pelepasan Anggota Paskibraka HUT RI ke-81
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:18 WIB

Tawarkan Pengalaman Unik bagi Penonton,  ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Rumah Adat Sade Terbakar, Kodim 1620/Loteng Turun Langsung Bantu Warga kebakaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolresta Loteng Dampingi Kapolda NTB Tinjau Langsung Kebakaran Dusun Sade di Pujut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:57 WIB

MGPA dan Gekrafs NTB Perkuat Kolaborasi Official Merchandise MotoGP 2026, Dorong UMKM Lokal Mendunia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber

Berita Terbaru