Gubernur NTB : Persiapan MotoGP Mandalika ‘On The Track’

- Jurnalis

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholders terkait persiapan event MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., meyakini persiapan MotoGP masih “On The Track” atau masih dalam persiapan dengan rentang waktu yang telah direncanakan.

“Pemerintah Pusat selalu berkoordinasi mengenai persiapan yang telah kami lakukan dalam menghadapi MotoGP. Semua masih dalam rentang waktu yang direncanakan, semua On The Track, sebelum MotoGP akan terlihat,“ tutur Bang Zul sapaan akrabnya, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Isu dan Tindak Lanjut Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (20/01/2021).

Bang Zul juga optimis bahwa Event Moto GP 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah akan berlangsung pada bulan November 2021. Hal ini dikarenakan jadwal SuperBike di Sirkuit Mandalika sudah rilis pada tanggal 8 November 2021.

Baca Juga :  Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan Komandan Upacara HUT Ke-76 RI Di Kantor Gubernur NTB

“Kami sangat optimis dan Menteri Pariwisata juga optimis. Karena Menteri kita sudah punya pengalaman di salah satu event dengan Dorna, jadi sudah berpengalaman dalam hal negosiasi dan jadwal superbike sudah keluar pada tanggal 8 November dan pastinya jadwal MotoGP juga akan keluar pada bulan tersebut,” tutur Bang Zul.

Antusias masyarakat menyambut MotoGP semakin besar. Hal ini dilihat dari banyaknya masyarakat yang sudah berinisiatif membangun homestay secara mandiri.

“Apabila jadwal sudah rilis, pasti akan banyak masyarakat yang ikut serta mempersiapkan homestay maupun geliat pembangunan yang dilakukan masyarakat tidak bisa dibendung, sehingga dapat dilakukan campign secara massif baik itu di NTB maupun di seluruh Indonesia” tutur Doktor Perekonomian Industri tersebut.

Baca Juga :  Kumham NTB Hadir dalam rangkaian kegiatan Koordinasi Kearsipan

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu terus mensinergikan berbagai stakeholder terkait. Beberapa isu yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut, antara lain isu konektivitas udara, konektivitas laut, akses jalan, infrastruktur kesehatan, kebutuhan listrik dan lain sebagainya.

Selain itu, Odo panggilan akrabnya, meminta agar terus mempromosikan desa wisata, agar masyarakat lokal juga dapat berkunjung disana.

“Desa Wisata harus dimanfaatkan, agar geliat wisata dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat” tuturnya.(red)

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru