Lapak Desa, Usaha Memulihkan Ekonomi Desa di NTB

- Jurnalis

Kamis, 21 Januari 2021 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pengrajin dan UKM kesulitan mengakses pasar. Padahal di masa sebelum pandemi berbagai produk kerajinan lokal NTB memiliki pangsa pasar yang cukup menjanjikan. Seperti produk kerajinan lokal dari Desa Pringgasela yang telah banyak diketahui oleh masyarakat nasional bahkan internasional.

Oleh karenanya, untuk menggairahkan kembali pasar kerajinan lokal dan memajukan ekonomi desa, Pemerintah Provinsi NTB membangun 14 lapak desa yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satunya adalah lapak Desa Pringgasela, yang diharapkan dapat menjadi sarana bagi semua produk lokal agar dapat terjual dan terserap pasar dengan baik.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj, Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., saat meresmikan bangunan Lapak Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Dikatakannya, Desa Pringgasela sejak lama dikenal dengan kerajinan tenunnya yang sampai ke mancanegara. Untuk itu, selain meminta masyarakat benar benar memanfaatkan lapak desa, ia juga tak berhenti belajar strategi pemasaran yang baik. Salah satunya memanfaarkan jaringan internet dan bergabung dengan marketplace lokal NTB Mall.

“Di masa pandemi harus semangat dalam keadaan susah dan mencari peluang bagaimana bersaing, tapi juga harus tetap saling support dan tidak saling mematikan,” ucap Wagub Ummi Rohmi.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy, mengatakan, dalam kurun waktu 2,5 tahun terakhir, pembangunan Desa Pringgasela cukup progresif. Akses jalan dan fasilitas lain sudah sangat baik. Pembangunan showroom untuk pengrajin ini harapannya dapat seperti Sukarara dan Sade. Tak semua pengrajin memiliki artshop sehingga lapak desa ini dapat dimanfaatkan maksimal. Selain belum dimanfaatkannya bantuan alat tenun dari BI.

Baca Juga :  Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW

“Bukan bermaksud mematikan artshop yang sudah ada tapi membina kelompok UKM yang belum maksimal,” ujar Sukiman.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Pringgasela Mul’an menyambut baik peresmian lapak desa yang diresmikan oleh Wakil Gubernur NTB. Menurutnya keberadaan lapak desa ini, mampu menggairahkan kembali usaha masyarakat desa.

“Di desa kami terdapat 800 pengrajin tenun mandiri,” kata Kades yang baru menjabat 2 tahun ini.

Mul’an berharap, keberadaan lapak diharapkan mampu menopang perekonomian masyarakat desa Pringgasela. Ia juga mengungkapkan bahwa kelompok-kelompok penenun di desanya juga telah dikoordinasi dan tergabung dibawah binaan BUMDes. Harapannya, dengan upaya ini maka berbagai produk lokal lainnya, seperti produk hasil pertanian maupun peternakan juga berpeluang terserap pasar dengan baik.

“Kita kumpulkan dalam satu lapak supaya mudah di koordinasi, ketika ada tamu atau pembeli yang berkunjung ke Pringgesela, mudah menemukan hasil UMKM masyarakat,” tuturnya.

Lapak Desa Pringgasela ini merupakan salah satu dari 14 (empat belas) Lapak Desa yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk stimulus ekonomi bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 untuk sektor perdagangan sekaligus menunjang program Desa Wisata.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2023, Sirkuit Mandalika Resmi di Tutup Untuk Kegiatan Umum

Keempat belas Lapak Desa tersebut antara lain:
1. Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat(Desa Wisata Aiq Nyet)
2. Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Kawasan Wisata Desa madu Trigona Desa Bengkaung)
3. Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabuapten Lombok Barat (Wisata Air Terjun Timponan, Desa Batu Mekar)
4. Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah (Desa Wisata Lantan)
5. Desa Kuta, Kecamatam Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Desa Wisata Kuta)
6. Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Desa Wisata Penujak)
7. Desa Rowok, Kecamatan Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah (Desa Wisata Rowok)
8. Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Desa Wisata Pringgasela)
9. Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur (Kawasan Wisata Dusun Pekapuran, Desa Sugian)
10. Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur (Desa Wisata Tete Batu)
11. Desa Labuhan Aji, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa (Desa Wisata Labuhan Sumbawa)
12. Desa Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (Desa Wisata Telaga Bertong)
13. Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (Desa Wisata Mantar)
14. Desa Lawata, Kabupaten Bima.(red)

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru