Bukti Industrialisasi NTB di Desa Kian Menggeliat

- Jurnalis

Kamis, 11 Februari 2021 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Perlahan tapi pasti, program industrialisasi yang terus digencarkan oleh pemerintah Provinsi NTB mulai tumbuh perlahan dari desa-desa di NTB. Salah satu buktinya adalah olahan biji jambu mente yang diproduksi dan dikemas secara modern oleh BUMDes Desa Belanting, Kecamatan Sembalia Kabupaten Lombok Timur.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., merasa bangga atas inovasi yang dilakukan oleh BUMDes Desa Belanting. Menurutnya, BUMDes telah berhasil menjadikan jambu mente menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan mengolah dan mengemasnya menjadi olahan pangan yang kekinian dan memiliki nilai tambah berkali lipat jika bandingkan ketika dijual dalam keadaan mentah.

“Inilah salah satu bukti industrialisasi yang sedang kita dorong,” ungkap Gubernur memuji olahan jambu mente itu, saat melakukan silaturahmi bersama puluhan kepala desa se-kecamatan Sembalia di Kantor Desa Belanting, Rabu (10/02/2021).

Baca Juga :  Konsultasi Bahas Notaris, Kanwil Kemenkumham NTB Sambangi Ditjen AHU

Gubernur yang akrab disapa Dr. Zul ini menjelaskan, industrialisasi bukan identik dengan pabrik-pabrik besar. Industrialisasi yang diimpikan adalah tumbuhnya inovasi dan potensi masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah dari prodak lokal yang dihasilkan sehingga peluang ekonomi masyarakat akan memiliki nilai tambah semakin besar.

“Nanti saya akan perintahkan Dinas Perindustrian NTB untuk melatih SDM BUMDes desa Belanting bagaimana mengemas hasil olahan, dapat dilakukan secara modern,” ujar Dr. Zul.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Belanting, Sukradin, mengungkapkan bahwa produk jambu mente sedang geliatnya dikembangkan oleh BUMDes. Dari awal proses memetik biji jambu mente hingga pada proses pengemasannya masih dilakukan secara manual.

Meski prosesnya masih terbatas dan manual, tapi semangat produksi pengelola BUMDes mampu menghasilkan sekitar 100 kemasan dalam sehari, bahkan lebih tergantung kebutuhan konsumen. Selain itu, menurutnya, saat ini semangat BUMDes untuk mengolah hasil pertanian untuk mendapatkan nilai tambah ekonomi juga semakin besar.

Baca Juga :  Drifter Merasakan Kecepatan Tinggi Saat Menikung Di Sirkuit Mandalika Lombok

“Dari segi modal, kami juga masih kekurangan Pak Gubernur. Untuk itu, kebetulan Gubernur ada di sini, kami mohon bantuan modalnya sehingga pengembangan produk-produk lokal akan terus kami tingkatkan,” pinta Kades dihadapan Gubernur beserta rombongan.

Kunjungan di Desa Belanting merupakan salah satu rangkaian silaturahmi Gubernur selama di Lombok Timur, setelah sebelumnya Gubernur mengawali kunjungan di Desa Pengadangan Kecamatan Pringgasela dan menginap di rumah masyarakat desa setempat.

Setelahnya, Gubernur melanjutkan silaturahmi bersama Toga Toma di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru