Pusat Setujui 3 Usulan Proyek Nasional Untuk NTB Tahun 2021

- Jurnalis

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., mengucap syukur atas tiga usulan proyek pembangunan tahun 2021 di NTB bisa disetujui untuk dilakukan pada tahun 2021 ini. Tiga usulan proyek pembangunan yang diusulkan sejak tahun 2020 tersebut diantaranya, pembangunan Rumah Sakit (RS) Mandalika, penyempurnaan Science Techno Industrial Park (STIP) dan NTB Hijau.

Diterimanya ketiga usulan Pemprov NTB tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur NTB dan Gubernur se-Sulawesi yang dilakukan secara virtual, Selasa (23/2/2020) dari ruang kerja kantor Gubernur NTB di Mataram. Rakorgub ini difasilitasi Kementerian PPN/Bappenas RI yang juga menghadirkan pejabat eselon I dan II Bappenas RI, Gubernur dan Kepala Bappeda di NTB dan 6 provinsi se-Sulawesi.

Gubernur Zulkieflimansyah lebih lanjut dalam Rakorgub tersebut lebih detail mengungkapkan, khusus untuk pembangunan RS Mandalika yang areanya berdekatan dengan sirkuit harus menjadi prioritas utama untuk segera dituntaskan pembangunannya, mengingat gelaran MotoGP, dalam hemat Doktor Ekonomi Industri ini akan digelar tahun 2021. Alasannya, pelaksanaan event dunia MotoGP yang menghadirkan pembalap-pembalap kawakan dunia disertai para penonton dari negara-negara di dunia ini jika terjadi sesuatu (kecelakaan, red) harus segera mendapatkan perawatan di RS Internasional Mandalika.

Mantan Anggota DPR RI ini juga mengungkapkan alasan dipercepatnya penuntasan pembangunan RS Mandalika ini atas perintah Presiden Jokowi yang disampaikan melalui Kemenkraf RI, Sandiaga Uno, saat berkunjung ke Mandalika Resort agar pelaksanaan MotoGP ini bisa terlaksana 2021 ini dan menghadirkan penonton yang cukup banyak.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Loteng, Fraksi Gerindra Soroti LPJ Bupati 2024

“Karena itu segala fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan MotoGP ini termasuk pembangunan RS Mandalika juga bisa dipercepat,” beber Gubernur.

Usulan berikutnya, lanjut Bang Zul sapaan akrab orang nomor satu di NTB ini yakni mewujudkan “NTB Hijau” melalui gerakan reboisasi atau menghijaukan kawasan hutan-hutan yang kritis di NTB. Dampak positif dengan NTB Hijau ini diharapkan ketersediaan air bisa dipenuhi sehingga kesinambungan pembangunan dengan hutan yang tetap lestari bisa diwujudkan dengan baik.

“Kita rencanakan dalam program NTB Hijau ini kita rencanakan luas areal yang direboisasi 200 ribu hektar. Diharapkan program ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Zulkieflimansyah.

Usulan terakhir yang disetujuai adalah terkait daya saing ekonomi. Program ini sebelumnya pernah menjadi penekanan Presiden Jokowi namun hampir dilupakan. Yakni Science Technology.

Menurut Gubernur, hadirnya Science Techno Park (STP) sebagai wujud implementasi industrialisasi di NTB ingin lebih disempurnakan dengan menjadi inkubator bisnis yang lebih produktif dan di NTB saat ini sudah dinilai berhasil.

“Bukti keberhasilan tersebut saat ini telah mampu mendorong lebih dari 5000 UMKM dengan produk-produk industri yang sudah berkembang pesat. Mudah-mudahan dengan banyaknya inkubator bisnis ini akan menghasilkan UMKM-UMKM yang menghasilkan daya saing ekonomi, sehingga bisa lebih kompetitif dan berdaya saing di masa yang akan datang,” Gubernur menjelaskan.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Dr. H. Suharso Monoarfa menjelaskan, Rapat Koordinasi Gubernur (Rakorgub) ini dilakukan dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022. Rakorgub tahun 2021 ini merupakan tahun kedua penyelenggaraannnya. Rakorgub ini merupakan inovasi Kementerian PPN/Bappenas untuk melibatkan para Gubernur dalam mematangkan rencana kerja sejak awal, sebelum RKP dan Pagu Indikatif ditetapkan. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana keterlibatan aktif para gubernur dilakukan setelah penetapan RKP tiap tahunnya dan Pagu Indikatif melalui rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga :  Bupati Loteng Pimpin Upacara Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

Rakorgub ini juga untuk menyusun perencanaan pembangunan nasional sehingga bisa membuat skala prioritas terhadap penyusunan APBN 2022 yang benar-benar menjadi kebutuhan daerah yang disesuian dengan dengan ketersediaan fiskal APBN dan APBD masing-masing.

Selain itu kata Menteri, perioritas utama pelaksanaan pembangunan tahun 2022 yakni memulihkan atau mereformasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Reformasi struktural sosial masyarakat, termasuk menekan angka penularan Covid-19 termasuk lebih digencarkannya penerapan protokol kesehatan dan gerakan vaksin Covid-19.

Menteri yang diketahui lahir dan besar di Mataram NTB ini juga telah menerima usulan proyek pembangunan NTB 2022. Diantaranya, proyek jalan bay pas akses Mandalika dan pembangunan jembatan Samota. Kedua usulan proyek ini sudah diterima dan saat ini dalam tahap rekonstruksi.

Menteri juga mengungkapkan faktor penghambat pembangunan di NTB diantaranya terkait dengan ketersediaan SDM sektor kesehatan, SDM-SDM pendukung ekonomi industri untuk ekspor hasil olahan masyarakat pelaku UMKM. Selain itu daya dukung infrastruktur pariwisata, infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung home industry dan lainnya terkait dengan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru