Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Batukliang Utara Gantung Diri

- Jurnalis

Rabu, 7 April 2021 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Diduga depresi lantaran ditinggal istri, seorang pria atas nama Nuridan (29) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya dusun Sintung Barat, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Sri Bagyo, menjelaskan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh ibu kandungnya, Inaq Juliadi alias Jemuk (49). Saat itu korban dalam kondisi tergantung di plapon menggunakan kain warna merah.

“Sekitar pukul 08.00 ibunya datang ke rumah korban untuk membangunkan sarapan. Setelah memanggil korban berkali-kali namun tidak ada jawaban, ibunya langsung membuka pintu dan melihat anaknya sudah tergantung di kamar,” jelas IPTU Sri Bagyo, Selasa (06/4).

Baca Juga :  Bayi Berjenis Kelamin Perempuan Ditemukan Di Atas Trotoar Jalan Bypass BIL - Labulia

Melihat korban posisi tergantung, sontak ibunya berteriak memanggil warga untuk dibantu menurunkan korban. Setelah diturunkan, warga langsung mengecek kondisi korban. Namun sayang, korban sudah tidak bernyawa.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit. Sementara dari keterangan Ibunya, korban mengalami defresi karena sudah lama ditinggal oleh istrinya. Istri korban juga selalu menuntut agar korban segera menceraikannya namun korban tidak mau bercerai,” paparnya.

Dijelaskan, korban juga sempat bekerja di Sulawesi. Sepulangnya dari Sulawesi, korban selalu menyendiri dan diduga mengalami gangguan jiwa. Korban juga sempat dirawat jalan di Panti Sosial Selebung.

“Dari hasil rapat keluarga, seluruh keluarga bersepakat untuk tidak melakukan outopsi dan membuat surat penolakan Outopsi. Keluarga menyadari kejadian ini sebagai musibah. Korban akan dimakamkan Ba’da Ashar di pemakaman Dusun Sintung Tengah Desa Karang Sidemen,” terangnya.

Baca Juga :  M Samsul Qomar Resmi Pimpin Ketua Koni Loteng Priode 2021-2025

Dari hasil pemeriksaan dan kordinasi dengan pihak Puskesmas Tanak Beak, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban murni meninggal dunia karena gantung diri.

“Adapun tindakan yang kami lakukan yakni mendatangi dan Olah TKP, Mengamankan Barang Bukti, Kordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan awal atau visum terhadap mayat, Interogasi saksi-saksi dan keluarga korban di sekitar TKP, serta membuatkan surat penolakan Outopsi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru