Wabup Lobar Hj. Sumiatun Pantau Bapok di Pasar Kediri

- Jurnalis

Kamis, 29 April 2021 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Dalam rangka pemantauan harga barang-barang kebutuhan pokok (Bapok) dan barang penting saat menjelang bulan Suci Ramadhan 1442 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lombok Barat melakukan kroscek ke sejumlah pasar-pasar di Lombok Barat, Kamis, (29/4).

Pasar yang dikunjungi yakni pasar Narmada, Pasar Gunungsari, dan Pasar Kediri.

Di Pasar Kediri ditemukan naiknya harga daging ayam dan menurunya harga cabai.

Baca Juga :  Bripka Rosi Anggota Polres Loteng Satu-satunya Anggota Polri Yang menjadi Tenaga Kesehatan Haji

“Kita datang ke sini ingin mengetahui bagaimana ketersediaan barang pokok di Pasar Kediri ini,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Lobar Hj. Sumiatun.

Hj. Sumiatun datang didampingi kasat Pol PP Bq. Yeni S. Ekawati, Kadis Perindag Lombok Barat H. Sabidin dan Camat Kediri Hermansyah.

Ditemukan, harga daging ayam naik dari Rp 35.000 perkilo menjadi Rp 42.000, dan harga cabai turun dari Rp 120.000 perkilo menjadi Rp 60.000 perkilo.

Baca Juga :  Dandim Loteng Dampingi Danrem tinjau Lokasi Pemasangan Pompa Hidram

Ditemui saat melakukan Kroscek, H. Sabidin Kepala Dinas Perindang Lombok Barat mengatakan kenaikan harga disebabkan karena permintaan kebutuhan daging ayam.

“Wajar saja kalau naik itu memang betul karena bertambahnya permintaan kebutuhan daging ayam,” ujar Sabidin.

Diakuinya, pihaknya akan berkoordinasi dengan distributor untuk mengetahui bagaimana pasokanya, apakah stabil atau tidak.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru