Pencinta Mie Wajib Coba “Mie Judes” Buatan Mahasiswa Praya Ini, Rasanya Enak Banget

- Jurnalis

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Dampak mewabahnya pandemi Covid-19 cukup dirasakan masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Bahkan akibat dari pandemi tersebut, berbagai sektor tersendat. Baik itu sektor pariwisata hingga sektor perekonomian masyarakat.

Oleh sebab itu, berbagai upaya terus dilakukan oleh masyarakat untuk tetap mempertahankan perekonomian di masa pandemi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mataram, Siti Kurniawati Putri. Dimana, gadis 20 tahun ini memilih membuka usaha baru “Mie Judes” ditengah terpuruknya perekonomian di masa pandemi.

Ditemui disela-sela kesibukannya membuat mie, putri kedua dari pasangan Muhammad Sabit dan Sitti Hadijah ini mengatakan, usaha tersebut mulai dirintis sejak awal tahun 2021 lalu. Namun usaha tersebut semakin hari terus berkembang seiring meningkatnya costumer yang mengunjungi lapak dagangannya.

Baca Juga :  Menuju Kemandirian dan Ketahanan Pangan Masyarakat Berbasis Pesantren

“Alhamdulillah kak, semakin hari pengunjung meningkat. Mereka ada yang datang langsung ke lapak, ada juga yang pesen melalui online,” ujarnya di Praya, kemarin.

Gadis kelahiran Tiwu Galih Kecamatan Praya ini juga mengaku usaha tersebut ia mulai dari media sosial dengan sistem COD. Merasa usaha ini cukup diminati, secara spontan ia kemudian membuka lapak di sebelah timur Masjid Agung Praya.

“Sehari jualan bisa laku sampai 300 porsi. Saat ini, saya juga sudah membuka cabang baru di salah satu cafe di pusat Kota Praya dan bisa mempekerjakan tiga karyawan di dua lapak usaha mie,” jelasnya.

Baca Juga :  ITDC Mulai Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Bagi 18 Pemuda Terpilih

Untuk menu sendiri, lanjutnya, ada tiga jenis menu yang disediakan. Diantaranya Mie Judes Biasa, Mie Judes Orak-Arik dan Mie Judes Komplit dengan kisaran harga dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

“Dari dua lapak ini, pemasukan sehari mencapai Rp 1 juta. Bahkan dalam sebulan bisa tembus Rp 10 juta. Alhamdulillah bisa membantu keuangan keluarga,” tandas gadis pecinta kopi hitam ini.

Dalam kesempatan itu, ia meminta kepada semua kalangan, khususnya pecinta mie untuk mencoba racikan “Mie Judes” buatannya.

“Teman-teman yang ingin mencoba mie ini bisa langsung berkunjung ke lapak kami di sebelah timur Masjid Agung Praya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru