Pemprov NTB Taruh Harapan Besar Pada Media Siaran Lokal

- Jurnalis

Senin, 30 Agustus 2021 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Tayangan media penyiaran publik lokal terus didorong untuk bisa menyajikan informasi yang berkualitas dan diminati masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dr. Najamudin Amy, mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB tetap memerankan media penyiaran lokal televisi dan radio dalam penyebarluasan informasi dan publikasi pembangunan daerah.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, pihaknya juga terus mendorong kolaborasi dan memperkaya sinergi agar menghasilkan konten tayangan berkualitas tapi juga diminati masyarakat.

“Misalnya publikasi program program unggulan ditiap organisasi perangkat daerah agar masyarakat mengetahui kerja dan kehadiran pemerintah”, ujar Bang Najam yang hadir sebagai narasumber dalam program televisi Berugaq, di TVRI NTB, Senin (30/08).

Ia menambahkan, jika persoalannya adalah kreatifitas konten, Bang Najam mencontohkan layanan pengaduan masyarakat NTB Care dapat saja dibuat tayangan reality show saat pemerintah langsung hadir dan turun tangan menyelesaikan persoalan. Hal ini agar masyarakat memahami realitas sosial yang terjadi sekaligus mengabarkan kehadiran pemerintah. Begitupula segmen pendidikan yang bisa dibuat sebagai acara televisi dengan konsep lebih kreatif.

Baca Juga :  Masukkan Gunting Kelubang Stop Kontak Bocah 3 Tahun Di Lombok Tengah Meninggal

Agus Purbatin Hadi, Ketua Program Studi Komunikasi Universitas Mataram menyarankan, jurnalisme warga juga dapat menarik minat masyarakat menyimak tayangan televisi lokal terutama kaum milenial.

“Inklusi media digital terus bersaing dengan media terestrial. Tuntutan migrasi digital ini juga peluang dan tantangan agar televisi tetap eksis dengan pesan TV lokal juga milik mereka”, ujar Hadi.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-9, Poltekpar Lombok Torehkan Sejumlah Prestasi dan Komitmen Kuat pada Pariwisata Berkelanjutan

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi NTB, Afifudin Adnan mengatakan, lembaganya selain bertanggungjawab mengawasi konten siaran juga memastikan eksistensi televisi lokal dapat terus bertahan. Selain dari sisi konten tayangan yang dinilainya sudah mewakili kebutuhan masyarakat, keberpihakan pemerintah dan stakeholders lain dalam pengembangan televisi lokal harus diperkuat.

“Bisnis media televisi tidak murah. Konvergensi media juga solusi untuk bersiaran dan mencari dana iklan untuk produksi tayangan”, kata Afif.

Selain itu, Afif menambahkan, secara regulasi pihaknya terus mendorong agar Siaran Sistem Jaringan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat mulai kebijakan jam tayang dan anggaran produksi konten lokal.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru