Cegah DBD, Kodim Loteng Lakukan Fogging

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan asrama, anggota Kodim 1620/Loteng, bersama Denkesyah Kota Mataram dan Dinas Kesehatan Kabupaten melakukan penyemprotan ( Fogging ) di lingkungan Asrama TNI-AD Gililebur, Kodim 1620/Loteng Jl. Gililebur Kelurahan Prapen Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Selasa (19/10/21).

Selain itu, petugas juga menyisir ke perumahan warga masyarakat sekitar yang berada di radius 100 meter dari asrama. Dipimpin oleh Danramil Praya, kegiatan Fogging di lakukan untuk melindungi semua anggota dan keluarganya maupun warga masyarakat sekitar dari serangan nyamuk Aedes aegypti.

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan S. IP., melalui Danramil 01/Praya, Kapten Inf. Lukman., mengatakan fogging sangat perlu di lakukan, mengingat kondisi dimusim penghujan yang mana banyak terdapat genangan air tempat bersarangnya nyamuk. Oleh karenanya, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebarannya adalah dengan penyemprotan atau fogging.

Baca Juga :  Pemerintah Lombok Tengah Jalin Kerja Sama dengan Universitas Mataram

“Kodim 1620/Loteng, melalui Koramil 01 Praya telah melakukan beberapa tindakan untuk menanggulangi bahaya demam berdarah. Dan sejauh ini upaya penanggulangan kondisi tersebut, salah satunya dengan melakukan fogging,” ujar Danramil.

Fogging dipercaya efektif sebagai upaya penanggulangan saat terjadi kasus kejadian luar biasa (KLB) atau wabah penyakit DBD di suatu daerah, yakni ketika populasi nyamuk dewasa sedang tinggi, Fogging dengan cepat menurunkan populasi nyamuk.

Efektivitas fogging (Pengasapan) untuk mengatasi DBD dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian nyamuk Aedes aegypti. Biasanya kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan mesin yang dapat mengeluarkan asap berisi insektisida.

Insektisida inilah yang kemudian akan bekerja membunuh nyamuk dewasa penyebab menyebarnya penyakit DBD. Biasanya, insektisida yang digunakan ada beberapa jenis, meliputi malathion, cypermetrin, alfacypermetrin, pirimiphos-methyl, temephos, dan pyriproxyfen.

Baca Juga :  Pjs Bupati Loteng Luncurkan Layanan Darurat Call Center 112

Meski demikian, pemberantasan nyamuk dewasa yang dilakukan lewat fogging ini tidak cukup efektif sepenuhnya dilakukan sebagai upaya pencegahan DBD secara keseluruhan. Karena nyamuk tetap menyisakan telur dan jentik atau larva.

Oleh karenanya, Danramil saat memantau langsung kegiatan mengajak untuk bersama sama senantiasa selalu menjaga kebersihan, baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan sekitar.

“Marilah kita selalu menjaga kebersihan di lingkungan kita baik di perumahan maupun dilingkungan kantor. Dan selalu menjaga kebersihan diri serta kesehatan,” ungkapnya.

“Jangan sampai lingkungan disekitar kita kotor dan kumuh, marilah kita selalu melakukan hidup sehat dan bersih dengan cara selalu menjaga kebersihan,” Imbuhnya.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru